Sukses

Jumlah sperma kurang: infertilitas?

19 Oct 2014, 20:12 WIB
Pria, 32 tahun.
Selamat siang dok. mohon penjelasan dok, saya sudah berumah tangga 3thn belum ada keturunan. Pemeriksaan pertama jumlah sperma saya=0 , karena penasaran 1bln kemudian saya coba periksa lagi dilain lab. Dan hasilnya jmlh seperma 5jt, gerak aktiv 30%, lambat 40%, tidak bergerak 30%, Kep seperma besar 20%, kep sperma dobel 10%, ekor rudimenter 30%. Bagaimana dok apa kira2 masih ada harapan untuk saya dapat keturunan. Sebelumnya saya ucapkan terima kasih. ( laki-laki, 32 thn,160 cm,50 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Berdasarkan data analisa semen yang Anda berikan, terlihat bahwa jumlah sel sperma Anda tergolong kurang atau disebut dengan oligospermia. Oligospermia adalah perhitungan jumlah sperma dibawah 20 juta/mm dalam sekali ejakulasi. Motilitas atau pergerakan sperma sebaiknya di atas 50% dan bentuk normalnya pun sebaiknya di atas 30%.

Yang diklasifikasikan lagi oligospermia dengan motilitas sperma normal, atau oligospermia dengan astenospermia (morfologi sperma abnormal), serta disebut oligospermia berat bila jumlah sperma hanya lebih sedikit dari 5 juta per ml. Sedangkan bila tidak ada sama sekali, atau kurang dari 5 juta per ml, maka itulah yang disebut azoospermia.

Penyebab jumlah sperma yang kurang dapat disebabkan oleh karena :

  • kelelahan
  • tidur yang kurang
  • kegemukan
  • kebiasaan merokok dan minum minuman keras
  • stress berkepanjangan
  • pengaruh lingkungan (radiasi atau bekerja di lingkungan yang tinggi cemarannya, seperti kawasan industri)
  • suhu di sekitar testis yang terlalu panas, misalnya pada orang yang bekerja terus-menerus di dekat panas seperti supir atau juru masak, atau memakai celana yang terlalu ketat juga bisa mengganggu kesehatan testis

Adanya gangguan lain sebagai penyebab dari oligospermia yaitu :

  • ketidakseimbangan hormon testosteron
  • varicocele (pembesaran pembuluh darah vena di buah zakar)
  • infeksi
  • kelainan kromosom

Yang dapat anda lakukan untuk mengatasinya adalah berolah raga teratur, makan makanan yang banyak mengandung zink (sea food, terong), dan vitamin E (tauge) yang dapat membantu meningkatkan jumlah sperma. Hindari stres dan faktor risiko yang kami sebutkan di atas dapat membantu memperbaiki kualitas sperma. Di samping mengubah pola hidup menjadi lebih sehat, kami sarankan untuk berkonsultasi dengan dokter spesialis andrologi agar dapat diketahui penyebabnya serta diobati sesuai dengan penyebabnya.

Untuk mengetahui sperma sudah bertambah jumlahnya biasanya setelah 3-6 bulan pengobatan, dokter akan memeriksa ulang analisa sperma, dan dibandingkan hasilnya dengan sebelum pengobatan. Jika jumlah dan kualitas sperma sudah baik, selama tidak ada gangguan kesehatan reproduksi pada istri, biasanya mudah terjadi kehamilan.

Yang paling utama adalah Anda bersabar, terus berusaha, dan jangan lupa berdoa kepada Yang Maha Kuasa. Sekian, semoga anda dan istri Anda dapat segera memperoleh keturunan.

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. (TRH)

Salam,

Redaksi Klikdokter

    0 Komentar

    Belum ada komentar