Sukses

Trauma pasca caesar

19 Aug 2009, 15:04 WIB
Wanita, 37 tahun.
Dokter, saya ingin konsultasi mengenai probabilita kemungkinan bisa melahirkan normal setelah sebelumnya 3 tahun lalu melahirkan secara SC. Pada persalinan pertama dilakukan SC krn ketuban sudah pecah duluan dan hampir kering, sedangkan tidak ada kontraksi. Untuk persalinan kedua ini berat janin hasil usg adalah 3,8 kg dan posisi janin sdh masuk ke rongga panggul dan tidak sungsang. Perta nyaan saya adalah apakah dimungkinkan untuk melahirkan secara normal tanpa operasi? ada dokter yang menyarankan untuk dialkukan induksi dengan balon, dokter yg lain menyarankan untuk operasi lagi. Benarkah sudah tidak dimungkinkan untuk melahirkan secara normal? apakah induksi dengan balon aman mengingat persalinan pertama 3 tahun lalu secara SC? Terimakasih sebelumnya Dokter.( perempuan, 37 thn,153 cm,55 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Mengingat persalinan pertama dengan sectio caesaria (operasi caesar – SC) atas indikasi ketuban pecah, jadi indikasi tersebut tidak menetap untuk kehamilan berikut, maka masih dimungkinkan untuk persalinan normal pada kehamilan kedua ini,tetapi dengan pengawasan sangat ketat. Meninjau kehamilan ini termasuk kehamilan resiko tinggi (bekas SC), sehingga ada resiko pecahnya dinding rahim pada tempat bekas sayatan SC yg lalu (ruptura uteri) selama proses persalinan.

Induksi partus merupakan indikasi kontra relatif pada kehamilan bekas SC, baik dengan balon apalagi dengan obat-obatan, sebaiknya jangan dilakukan. Riwayat operasi SC sebelumnya juga menentukan, termasuk jenis sayatan (umumnya melintang di segmen bawah rahim, tapi terkadang ada yang vertikal pada dinding rahim,ini tidak boleh lahir normal) dan penyembuhan luka operasi (jika sembuh sempurna umumnya aman).

Namun yang terpenting adalah penilaian akhir sebelum persalinan, apakah perkiraan berat bayi tidak terlalu besar (umumnya taksiran berat diatas 3500 gr dianggap besar, dan beresiko macet pada persalinan normal). Kemajuan persalinan juga harus dipantau ketat, jika kemajuan persalinan lambat, sebaiknya segera diakhiri dengan SC atau ada nyeri hebat di rahim bagian bawah, sebaiknya di SC.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.

Terimakasih.

dr. Indra N. C. Anwar, SpOG
(Redaksi Pengasuh Rubrik Kebidangan & Kandungan Klikdokter.com)

    0 Komentar

    Belum ada komentar