Sukses

Test pack negatif?

24 Jul 2009, 09:59 WIB
Wanita, 26 tahun.
pagi dok.............. saya udah menikah 1,5 th dan sampai sekarang saya belum di karuniai seorang anak, saat ini saya telat mens 1 minggu tapi udah saya tes 2 kali hasilnya tetep negatif kenapa ya dok....apakah mungkin saya hamil di luar kandungan sehingga di tes pakek tespeck hasilnya negatif........... mohon jawabanya ya dok..... terima kasih.( perempuan, 26 thn,153 cm,53 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Pemeriksaan kehamilan menggunakan test pack dapat menunjukkan hasil positif apabila telah mendeteksi hormon B-hCG dalam jumlah tertentu dalam urin. Hormon ini dapat ditemukan 8 hari setelah pembuahan pada 5% perempuan. Semakin besar usia kehamilan, kadar B-hCG yang dihasilkan semakin meningkat, sehingga kemungkinan didapatkannya hasil positif semakin besar.

Bagaimanapun, test pack juga dapat menunjukkan hasil negatif palsu akibat kesalahan teknik pemeriksaan, terlalu lama mencelupkan strip, atau apabila kadar hormon B-hCG dalam urin belum mencukupi. Oleh sebab itu kami sarankan sebaiknya Ibu melakukan pemeriksaan test pack ulang 2 minggu kemudian, atau langsung melakukan pemeriksaan kadar hormon B-hCG dalam darah untuk hasil yang lebih akurat, jika memang masih belum menstruasi.

Jika setelah 1 tahun berhubungan seksual teratur (2 - 3x/minggu) selama 1 tahun tanpa menggunakan kontrasepsi, kehamilan belum juga terjadi berarti sudah memenuhi kriteria infertilitas primer. Jika memang ada infertilitas primer, perlu dicari penyebabnya baik dari pihak ayah maupun ibu. Pihak ibu dapat melakukan pemeriksaan USG untuk mengetahui anatomi alat kandungan, dan mungkin pemeriksaan hormonal (tergantung kebutuhan).

Suami Ibu dapat melakukan pemeriksaan analisis sperma (kualitas dan kuantitas). Apabila ada kelainan yang ditemukan maka terapi yang diberikan sesuai dengan penyebab gangguan kesuburan tersebut. Karena itu kami menganjurkan Ibu dan suami berkonsultasi dengan dokter spesialis Kebidanan dan Kandungan.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu. (PNA)

Terima kasih.

 

(Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar