Sukses

Alat kelamin bengkok

16 Oct 2014, 23:29 WIB
Pria, 18 tahun.
Selamat siang, Dok, saya mau tanya, alat kelamin saya itu bengkok (ke kiri) itu berbahaya tidak buat kesehatan saya? selain itu kalau ingin di luruskan itu bisa tidak? ( laki-laki, 18 thn,165 cm,45 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Sebelumnya perlu diketahui sejak kapan Bapak mengalami hal ini? Ke mana arah bengkokan tersebut (ke bawah atau samping)? Apakah sebelumnya pernah mengalami luka di daerah tersebut? Pernahkah Anda merasa nyeri berkepanjangan saat ataupun setelah orgasme?

Penyebab paling sering adalah Peyronie's Disease, yaitu sebuah keadaan terbentuknya lapisan jaringan  fibrosa parut (plak) yang keras di bawah kulit pada bagian atas atau bawah penis. Ketika penis mengalami ereksi, jaringan parut tersebut menarik bagian penis tersebut sehingga terbentuk penis yang bengkok. Kondisi ini dapat menyebabkan rasa nyeri saat ereksi. Pada pemeriksaan fisik dapat dirasakan adanya plak yang keras di bawah kulit sisi yang bengkok. Penyebab tersering keadaan ini adalah trauma pada penis,. Beberpa obat-obatan tertentu juga dapat menyebabkan keadaan ini. Namun, banyak juga yang tidak diketahui penyebabnya. Faktor risiko keadaan ini adalah genetik (keturunan) atau keadaan lain yang serupa (jaringan yang mengeras sehingga menybebkan bengkok) pada tangan atau kaki (kontraktur Dupuytren). Penyebab lain dapat berupa striktur pada uretra (riwayat trauma saluran kemih) atau hipospadia.

Umumnya, keadaan ini dapat membaik dengan sendirinya seiring berjalannya waktu. Namun, tergantung penyebabnya dapat dilakukan tatalaksana dengan obat maupun dengan operasi. Biasanya dokter akan mengamati dulu perkembangan keadaan ini selama beberapa bulan sebelum memutuskan apakah akan diberikan pengobatan ataupun dilakukan operasi, karena beberapa tindakan (operasi maupun bukan operasi) dapat meningkatkan risiko terjadinya disfungsi ereksi.

Saya menyarankan agar Bapak berkonsultasi ke dokter spesialis urologi. Dokter tersebut dapat melakukan pemeriksaan secara lengkap, baik pemeriksaan fisik maupun pemeriksaan tambahan jika diperlukan. Pemeriksaan tambahan dapat berupa ultrasonografi penis untuk melihat struktur jaringan penis. Bedasarkan hasil pemeriksaan tersebut, dokter akan merencankan tatalaksana yang sesuai untuk keadaan Bapak.

Demikian penjelasan yang dapat saya berikan. Semoga membantu. (SO)

Terimakasih.

(Tim Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar