Sukses

Nyeri berhubungan intim

19 Oct 2014, 23:02 WIB
Wanita, 22 tahun.
Siang dok... Saya istri (22),suami (31) sudah menikah 1 tahun yang lalu,kenapa y kadang kalo berhubungn saya merasa sakit di ari2 dan kadang sampe k pantat rasa sakitx. kadang mbuat saya jadi takut2 kalo berhubungan.tapi walaupun begitu nafsu seks saya sangat besar.rasa sakit itu terjadi dalam 5 bulan terakhir sampai sekarang. sampe sekarang saya blom mpunyai anak apakah karena pengaruh sakit saat berhubungan itu sehingga mbuat saya g rileks. gaya yang seperti apa agar sperma gampang masuk menemui sel telur saat masa subur.atas perhatianx saya ucapkan terima kasih...( perempuan, 22 thn,158 cm,47 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Nyeri saat berhubungan intim di dunia medis dikenal dengan dispareunia. Nyeri ini dapat terjadi saat penetrasi (masuknya penis ke dalam vagina) di awal,  pertengahan, ketika orgasme, maupun ketika hubungan intim sudah selesai. Dispareunia dapat disebabkan oleh beberapa hal, diantaranya adalah :

  • berkurangnya hormon estrogen yang menyebabkan vagina menjadi kering
  • kurang 'foreplay' atau 'pemasanan' sehingga lubrikasi (pelicin) pada vagina kurang
  • vaginismus atau kontraksi pada otot vagina yang umumnya disebabkan karena trauma atau perasaan takut
  • endometriosis atau pertumbuhan endometrium (lapisan rahim) di luar rahim
  • infeksi pada vagina
  • infeksi pada serviks (mulut rahim) sehingga ketika terjadi penetrasi dalam maka akan timbul rasa nyeri
  • peradangan pada panggul yang dapat diakibatkan oleh infeksi pada saluran reproduksi dan panggul

Jadi penyebab dari dispareunia itu bermacam-macam. Untuk nyeri pada penetrasi dalam, umumnya dapat disebabkan karena infeksi, peradangan panggul, atau endometriosis. Kami sarankan agar Anda berkonsultasi ke dokter kebidanan dan kalau perlu melakukan pemeriksaan USG.

Gaya berhubungan intim yang disarankan bagi wanita yang berencana untuk hamil adalah misionaris atau gaya dimana perempuan berada di bawah dan pria di atas. Namun bagi seorang perempuan dengan kondisi rahim yang retrofleksi (terbalik atau muluh rahim berada di belakang), maka disarankan untu melakukan hubungan intim dengan posisi 'doggy style'.

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat.(TRH)

Salam,

Redaksi Klikdokter.

    0 Komentar

    Belum ada komentar