Sukses

Skizofrenia

16 Jul 2009, 14:58 WIB
Wanita, 0 tahun.
pagi dok, saya mau tanya apakah orang yang sering berbicara dengan benda misalkan boneka ataupun jika berhadapan dengan kaca menggangap bahwa didepannya itu berdiri orang lain sehingga dia seperti sedang ngobrol termasuk dalam gejala/ciri-ciri orang stress atau gila? makasih infonya. (perempuan, 33 Tahun, 160 cm, 64 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Dalam aspek kesehatan psikatri dan jiwa, keadaan tersebut acap dikenal dengan istilah skizofrenia. Terlalu kasar jika kita istilahkan keadaan tersebut sebagai istilah "gila".

Skizofrenia adalah gangguan jiwa psikotik paling lazim dengan ciri hilangnya perasaan afektif atau respons emosional dan menarik diri dari hubungan antarpribadi normal. Sering kali diikuti dengan delusi (waham/keyakinan yang salah) dan halusinasi (persepsi tanpa ada rangsang pancaindra).

Sebagai suatu sindrom, pendekatan skizofrenia harus dilakukan secara holistik dengan melibatkan aspek psikososial, psikodinamik, genetik, farmakologi, dan lain-lain.

Terdapat beberapa faktor yang dapat mengambil peran sebagai faktor resiko penyebab gangguan tersebut muncul, a.l. :
  1. Riwayat skizofrenia dalam keluarga
  2. Perilaku premorbid yang ditandai dengan kecurigaan, eksentrik, penarikan diri, dan/atau impulsivitas.
  3. Stress lingkungan
  4. Status sosial ekonomi yang rendah sekurang-kurangnya sebagian adalah karena dideritanya gangguan ini.
Namun bukan berarti gangguan ini tidak dapat disembuhkan, ada beberapa cara untuk menyembuhkan penderita. Pengobatannya terbagi atas psikofarmaka dan psikososial. Psikofarmaka menggunakan obat-obatan anti psikotik sedangkan psikososial adalah terapi perilaku.

Jika dibiarkan menahun, efek skizofrenia dapat menyebabkan gangguan fungsi pekerjaan, fungsi sosial, fungsi penggunaan waktu luang dan fungsi perawatan diri.  Perubahan perubahan ini akan mengganggu individu serta membuat resah keluarga dan teman.

Kami menganjurkan khusus bagi penderita skizofenia yang berpotensi mengancam keselamatan diri dan lingkungannya sebaiknya dirawat di instansi rehabilitasi psikiatri (rumah sakit jiwa, dll). Untuk skizofrenia ringan dapat berobat jalan dengan mengonsumsi obat-obatan teratur dan melakukan terapi psikososial. Walaupun remisi penuh atau sembuh pada skizofrenia itu ada, kebanyakan orang mempunyai gejala sisa dengan keparahan yang bervariasi. Secara umum 25% individu sembuh sempurna, 40% mengalami kekambuhan dan 35% mengalami perburukan. Sampai saat ini belum ada metode yang dapat memprediksi siapa yang akan menjadi sembuh siapa yang tidak, namun sebaiknya faktor pencetus dapat terus dikontrol.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu.

Terimakasih.

Tim Redaksi
Klikdokter.com

    0 Komentar

    Belum ada komentar