Sukses

Gatal di kemaluan saat hamil

20 Oct 2014, 10:00 WIB
Wanita, 25 tahun.
Saat ini saya sedang hamil 8 minggu dan ini kehamilan pertama saya, tp akhir2 ini muncul gatal2 di area vagina. Sebetulnya saya sering mengalami gatal2 di area tsb sejak sebelum hamil,terutama saat menjelang haid. Saya sempat browsing di internet, dan menduga2 kemungkinan terkena KANDIDOSIS VULVOVAGINITIS, karena saya juga baca salah satu penyebabnya bisa jadi karena faktor perubahan fisiologik, seperti kehamilan. Saya memang belum memeriksakan lebih lanjut ke dokter. Kalaupun akan periksa, apakah ke dokter kandungan terlebih dahulu atau langsung ke dokter penyakit kulit dan kelamin ? Dan yang ingin saya tanyakan, apakah penyebab utamanya ? apakah jamur atau bakteri ? apakah akan berpengaruh terhadap kehamilan saya ? Terima kasih atas jawabannya dok...( perempuan, 25 thn,163 cm,52 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Peningkatan produksi cairan vagina di kehamilan memang dapat terjadi dikarenakan perubahan siklus hormonal di dalam tubuh ibu. Keputihan atau dalam kedokteran disebut flour albus, adalah cairan yang keluar dari vagina/liang kemaluan (bukan darah).  Keputihan ada 2 macam, fisiologis dan patologis.

Cairan vagina normal memiliki ciri-ciri antara lain warnanya putih jernih, bila menempel pada pakaian dalam warnanya kuning terang, konsistensi seperti lendir (encer-kental) tergantung siklus hormon, tidak berbau serta tidak menimbulkan keluhan.

Sementara keputihan patologis adalah keputihan yang terjadi diakibatkan oleh parasit, jamur, bakteri, dan penyakit lainnya yang menimbulkan berbagai keluhan. Sayang sekali Anda tidak mendeskripsikan apakah ada cairan yang keluar dari kemaluan Anda (seperti keputihan) dan deskripsi detailnya.

Gatal pada kemaluan sendiri dapat disebabkan oleh banyak hal. Kurangnya menjaga kebersihan dan kondisi kemaluan yang terlalu lembab pun dapat menimbulkan gatal. Lembab sendiri juga memicu terjadinya infeksi.

Kandidosis vulvoginalis merupakan keputihan yang disebabkan oleh jamur. Keputihan akibat jamur ini berwarna seperti putih susu dan bergumpal-gumpal serta amat sangat gatal. Belum tentu semua gatal disebabkan oleh jamur ini. Haruslah terlebih dahulu dikaji ulang.

Perlu diketahui bahwa kehamilan akan meningkatkan volume cairan vagina. Yang Anda perlu lakukan adalah lebih menjaga kebersihan kemaluan dengan sering berganti celana dalam, mengeringkan daerah kemaluan setiap kali habis BAK dan BAB, mengganti celana dalam apabila berkeringat atau lembab, dan selalu menjaga kebersihannya.

Kehati-hatian dan kebersihan perlu ditekankan pada ibu hamil karena keputihan akibat infeksi dapat menjalar sampai ke rahim dan menimbulkan berbagai komplikasi seperti infeksi pada rahim, kontraksi, kelahiran prematur, dan lain-lain.

Apabila keluhan berlanjut silakan berkonsultasi ke dokter spesialis kebidanan. Apabila dirasakan perlu maka Anda akan dirujuk ke dokter spesialis kulit.

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. (TRH)

Salam,

Redaksi Klikdokter.

    0 Komentar

    Belum ada komentar