Sukses

Serba-serbi Kehamilan

20 Oct 2014, 10:19 WIB
Wanita, 25 tahun.
dok saya mo tanya , mohon jawabannya segera mungkin ya. 1. usia kndungan saya memasuki usia ke 7 bulan. kalo tdr saya mengalami rasa nyeri bagian kanan dan saat ini saya sedang flu dan batuk. 2. kapan sebaiknya saya berhenti berhubungan, karena kadang kok mendadak pengen , tiba-tiba aja. 3. kapan sebaiknya USG ?. 4. saya juga maniac daging selama hamil (kambing, sapi - yg sering dijumpai sup kaki kambing) apaakh itu membuat janin panas? , berpengaruhkah pd saat kelahiran nanti?. 5. saya mo konsumsi omega 3 (K-Link) ,bolehkah dokter?. mhn jwbnya secepat mgkin. terimakasih ( perempuan, 25 thn,150 cm,55 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

1. Flu & Batuk Saat Hamil

 

Batuk-pilek pada ibu hamil umumnya disebabkan karena daya tahan tubuh yang menurun, kurang asupan cairan, dan kurang istirahat. Memang tidak ada obat yang 100% aman untuk kehamilan. Untuk mengatasinya Ibu dapat meneruskan minum madu ditambahkan peppermint yang diseduh dengan air hangat dan mentol atau minyak kayu putih guna mengurangi keluhan hidung tersumbat.

 

Selain itu, sebaiknya Ibu minum banyak cairan dan makanlah buah-buahan yang mengandung vitamin C untuk meningkatkan daya tahan tubuh Ibu. Apabila hidung sangat tersumbat, Ibu dapat menghirup uap hangat yang berasal dari baskom berisikan air panas. Dan yang terpenting Ibu harus istirahat cukup.

 

2. Berhubungan Intim Saat Hamil

 

Hubungan intim aman dilakukan di masa kehamilan berapapun. Yang perlu diwaspadai di masa kehamilan adalah adanya gangguan kehamilan setelah berhubungan intim, seperti kontraksi dan perdarahan melalui vagina pasca berhubungan intim. Apabila ini terjadi, segeralah berkonsultasi ke dokter dan mungkin untuk sementara hubungan intim harus dihentikan terlebih dahulu.

 

Apabila tidak terjadi hal seperti di atas, maka tidak ada masalah melakukan hubungan intim secara rutin di masa kehamilan. Pada kehamilan trimester akhir, tidak dianjurkan hubungan intim posisi misionaris karena dapat menekan perut. Hubungan intim disarankan menggunakan posisi 'woman on top' atau miring. 

3. USG Selama Kehamilan

Berdasarkan rekomendasi The American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG), pemeriksaan USG rutin USG dilakukan sebanyak 2 kali selama kehamilan pada kehamilan dengan risiko rendah. Pemeriksaan yang pertama dilakukan antara minggu ke-8 dan ke-12, pemeriksaan yang kedua dilakukan pada minggu ke 18 ? 22 kehamilan untuk melihat organ dan ekstremitas janin. Indikasi pemeriksaan yang pertama adalah untuk mengkonfirmasi kehamilan dalam rahim, mengevaluasi kecurigaan kehamilan di luar rahim, mengestimasi usia kehamilan, mendiagnosis atau mengevaluasi kehamilan kembar, untuk mengkonfirmasi aktivitas jantung, medeteksi adanya anomali atau kelainan janin, dan untuk mengevaluasi adanya abnormalitas rahim. Sedangkan pemeriksaan kedua selain pemeriksaan untuk melihat organ dan ekstremitas janin (standar), juga dapat dilakukan atas indikasi suspek kelainan pada janin.

Pemeriksaan ultrasonografi pada dasarnya tidak berbahaya pada ibu maupun janin. Namun, sebaiknya juga tidak dilakukan terlalu sering. Penelitian pada tikus menunjukkan pemeriksaan ini mempengaruhi migrasi neuron (sel saraf otak). Pada janin manusia efek samping pemeriksaan ultrasonografi belum jelas. Namun, ACOG merekomendasikan pemeriksaan ini hanya dilakukan bila ada indikasi medis, pada ibu hamil dengan risiko rendah.

4. Makan daging saat hamil

Makan daging selama kehamilan tidak dilarang namun jumlahnya tidak boleh berlebih, terutama daging yang berlemak sebaiknya untuk sementara dihindari. Hindari juga makanan cepat saji (junk food), makanan berkalori atau bergula tinggi, minuman berkafein (kopi, minuman ringan). 

5. Konsumsi Omega-3

DHA (docosahexanoic acid) merupakan asam lemak omega-3 yang dapat ditemukan dalam minyak ikan. Asam lemak ini penting bagi perempuan - terutama selama kehamilan. DHA membantu perkembangan otak, sistem saraf, dan mata janin. Sebuah penelitian yang dimasukkan ke dalam Journal of Perinatal Medicine menyimpulkan bahwa perempuan yang hamil atau menyusui membutuhkan 200 mg DHA per hari. Jadi, konsumsi suplemen omega-3 bukan hanya boleh, tetapi justru dianjurkan, terutama pada masa awal kehamilan.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu. (PNA)

Terima kasih.

 

(Tim Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar