Sukses

Air seni keluar saat ejakulasi

20 Oct 2014, 03:04 WIB
Pria, 25 tahun.
Siang Dok, saya mau tanya : 1. Mengapa ketika mau ejakulasi saat hubungan intim, saya terasa mau buang air kecil, apakah ada hubungannya dengan pelebaran kelenjar prostat, dan normalkah itu Dok? 2. Dan ketika saya menahan keluarnya air mani (untuk tidak klimaks dulu), kenapa yang keluar justru air seni bukan semen atau sperma, itu artinya apa ada masalah dengan organ reproduksi saya Dok? 3. Seberapa bahayakah andaikan air seni sampai masuk ke vagina atau rahim? 4. Obat apakah yang bisa menyembuhkan penyakit tersebut Dok? Sebelumnya saya mengucapkan terima kasih atas solusi yang diberikan.( laki-laki, 25 thn,168 cm,53 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Kami akan mencoba menjawab pertanyaan yang Anda berikan :

1. Mengapa ketika mau ejakulasi saat hubungan intim, saya terasa mau buang air kecil, apakah ada hubungannya dengan pelebaran kelenjar prostat, dan normalkah itu Dok?

Cairan semen, sperma, dan urin memiliki jalan keluar yang sama (uretra). Perasaan ingin berkemih ketika ejakulasi adalah perasaan yang wajar karena cara pengeluaran melalui saluran yang sama

2. Dan ketika saya menahan keluarnya air mani (untuk tidak  klimaks dulu), kenapa yang keluar justru air seni bukan semen atau sperma, itu artinya apa ada masalah dengan organ reproduksi saya Dok?

Hal ini tidak wajar. Ketika Anda akan ejakulasi ataupun menahan ejakulasi, secara otomatis sfingter uretra eksternum (pintu penutup kandung kemih) akan tertutup dan memaksa cairan ejakulasi untuk keluar melalui uretra. Ketika yang keluar adalah air seni, maka kemungkinan terdapat masalah di dalam pengontrolan sfingter tersebut. Hal ini harus dicari penyebabnya

3. Seberapa bahayakah andaikan air seni sampai masuk ke vagina atau rahim?

Air seni sendiri sebenarnya steril. Namun air seni bukanlah suatu cairan yang dikapasitaskan untuk memasuki saluran reproduksi wanita. Cairan yang seharusnya tidak berada di rahim dan sekitarnya tentunya dapat menyebabkan gangguan

4. Obat apakah yang bisa menyembuhkan penyakit tersebut Dok?

Untuk mengetahui terapi apa yang harus dilakukan maka terlebih dahulu perlu diketahui penyebabnya.

Kami sarankan agar Anda berkonsultasi ke dokter spesialis urologi untuk mengatasi hal ini.

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. (TRH)

Salam,

Redaksi Klikdokter.


 

    0 Komentar

    Belum ada komentar