Sukses

Kulit merah bersisik

19 Oct 2014, 19:00 WIB
Pria, 32 tahun.
Kulit saya merah bersisik, di punggung, dikaki, dilengan dan dikepala saya sudah berobat kemana-mana mulai dari dokter spesialis kulit sampai pengobatan herbal tapi gak sembuh-sembuh kata orang sih kena penyakit kulit exim kering dan ini sudah berlangsung 8 tahun sampai sekarang tolong dok sarannya dan obatnya apa !( laki-laki, 32 thn,171 cm,68 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Melihat gejala yang Anda deskripsikan, kemungkinan kelainan yang Anda miliki adalah psoriasis. Psoriasis adalah penyakit peradangan pada kulit yang bersifat kronis, dimana penderitanya mengalami pergantian kulit yang terlalu cepat. Berbeda dengan pergantian kulit pada manusia normal yang biasanya berlangsung selama tiga samapai empat minggu, proses pergantian kulit pada penderita psoriasis berlangsung secara cepat yaitu sekitar 2-4 hari, bahkan bisa terjadi lebih cepat, sehingga akan menyebabkan pembentukan kulit yang tebal dan bersisik. Penelitian-penelitian yang ada menyebutkan bahwa penyakit ini dapat dipengaruhi oleh karena kelainan kekebalan tubuh. Namun, sampai saat ini penyakit psoriasis belum diketahui penyebabnya secara pasti, sehingga belum ada pengobatan yang dapat menyembuhkan secara total penyakit psoriasis.

Psoriasis biasanya diawali atau diperburuk oleh faktor pencetus yang kita ketahui dan dapat dihindari. Faktor pencetusnya antara lain:

  • Infeksi, contohnya infeksi pada faring
  • Luka pada kulit, seperti tergores, gigitan serangga atau terbakar
  • Stress berlebihan
  • Cuaca dingin
  • Merokok
  • Minum alkohol berlebihan

Anda perlu memperhatikan apa yang biasanya menjadi faktor pencetus timbulnya reaksi pada Anda dan sebaiknya dihindari.

Hal lain yang harus diperhatikan sebelum memilih pengobatan psoriasis adalah derajat keparahan yang diderita. Juga lokasi penyakit, tipe, usia dan jenis kelamin juga riwayat kesehatan penderita. Langkah pertama yang dilakukan adalah pengobatan luar (topical). Langkah ini dapat dilakukan untuk penderita psoriasis ringan dengan luas kelainan kulit kurang dari 5 persen. Obat yang bisa digunakan antara lain ter batubara, kortikosteroid, calcipotriol, antralim, retinoid topical (tazaroten), asam salisilat, pimekrolimus, emolien dan keratolitik. Langkah kedua atau fototerapi biasanya dipakai untuk mengobati psoriasis yang berhasil dengan pengobatan topikal. Langkah ketiga adalah pengobatan sistemik, yaitu obat yang dimakan atau dimasukkan melalui suntik. Obat tersebut akan diserap dan masuk ke dalam aliran darah kemudian tersebar ke seluruh tubuh. Obat-obat yang bisa digunakan antara lain retinoid, metotreksat, siklosporin, azatiophrine.

Untuk membantu mengatasi lesi-lesi yang ada, Anda dapat mengikuti kebiasaan-kebiasaan berikut:

  • Mandi tiap hari, tambahkan sedikit minyak atau garam pada air dan rendam selama 15 menit. Hindari penggunaan air panas atau sabut yang keras karena dapat memperparah gejala. Gunakan air hangat dengan sabut yang lembut mungkin yang ada tambahan minyaknya.
  • Keringkan kulit setelah mandi (jangan digosok) kemudian berikan pelembab pada kulit saat keadaan kulit masih lembap. Jika berada di ruangan yang dingin, kering, atau ber-AC, pelembab harus digunakan berulangkali.
  • Pada saat tidur, oleskan salep pelembab pada bagian kulit yang terkena dan tutupi dengan plastik. Pada pagi harinya cuci.
  • Hindari paparan sinar matahari yang berlebihan. Sedikit sinar matahari dapat membantu memperbaiki keadaan lesi, namun jika berlebihan akan menyebabkan gejala yang lebih parah. Gunakan tabir surya, minimal yang 15 spf setiap kali Anda keluar rumah, pada daerah kulit yang sehat, terutama telinga, tangan, dan wajah.
  • Gunakan kortison 0,5 % atau 1 % yang dapat dibeli bebas untuk beberapa minggu jika gejalanya berat.
  • Jangan minum alkohol karena dapat mempengaruhi penanganan psoriasis.

Karena stress emosional termasuk salah satu faktor risiko yang dapat memicu psoriasis, sebaiknya Anda tidak terlalu memikirkan mengenai keadaan ini. Coba jalankan langkah-langkah yang disebutkan di atas dan berkonsultasi dengan dokter mengenai terapi yang paling cocok untuk Anda, karena kerjasama antara dokter-pasien penting dalam keberhasilan terapi.

 Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. (PNA)

Salam,

Redaksi Klikdokter.

    0 Komentar

    Belum ada komentar