Sukses

Perdarahan post-menopause

19 Oct 2014, 05:19 WIB
Wanita, 24 tahun.
Dear Klikdokter, kerabat saya (54 tahun, sudah menopause) sudah hampir setahun ini mengalami pendarahan. Pendarahan sempat berhenti tapi kadang banyak lagi, sampai dia pucat dan lemas. setelah USG, hasilnya ada pembengkakan pada rahim.Apakah itu tumor, kista?apa penyebabnya?bagaimanakah mendeteksi keganasannya?apakah rahim harus diangkat?terimakasih atas bantuan klikdokter. Regards Didiet( perempuan, 24 thn,158 cm,50 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

Kondisi yang dialami oleh saudara Anda disebut dengan perdarahan post-menopause (Post-Menopaussal Bleeding-PMB). Definisi dari PMB adalah perdarahan pervaginam yang terjadi minimal 6 bulan setelah seorang wanita mendapatkan periode menstruasi terakhirnya.

Banyak penyebab dari perdarahan post-menopause dimana yang paling sering adalah Hormone Replacement Therapy (HRT). Wanita yang mengambil HRT akan memiliki selaput rahim yang sensitif terhadap estrogen. Kekurangan estrogen sendiri dapat menyebabkan atrofi dari selaput rahim yang berujung pada kerapuhan dari pembuluh darah rahim sehingga mereka mudah pecah dan berdarah.

Polip dan fibroid jinak di dalam rahim juga dapat menjadi penyebab PMB. Pertumbuhan jaringan rahim berlebihan atau disebut dengan Hiperplasia Endometrium dapat menjadi penyebab dari PMB dimana sekitar 20% menjurus menjadi kanker endometrium (selaput rahim).

Untuk mengetahui penyebab mana dari PMB yang dialami maka akan dilakukan serangkaian pemeriksaan guna mendeteksi penyebab. Pemeriksaan akan dilakukan secara menyeluruh mulai dari wawancara pasien, pemeriksaan fisik panggul, Pap smear, USG, histeroskopi (menggunakan teleskop dimasukkan ke dalam rahim), serta dilatase dan kuretase (mengambil sebagian kecil jaringan rahim untuk diperiksa).

USG yang menampakkan kelainan pada saudara Anda harus ditindaklanjuti baik menggunakan histeroskopi ataupun dilatase dan kuretase untuk mengetahui lebih pasti penyebabnya serta kegenasannya.

Terapi yang dilakukan akan tergantung dari penyebab PMB tersebut. Bervariasi dari pengobatan hormonal sampai dengan operasi. Anda dapat berkonsultasi secara langsung ke dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk evaluasi lebih lanjut.

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. (TRH)

Salam,

Redaksi Klikdokter.

    0 Komentar

    Belum ada komentar