Sukses

Susah hamil setelah dikuret

20 Oct 2014, 08:00 WIB
Wanita, 29 tahun.
dr yth, saya telah berkeluarga selama 2thn, tp belum dikaruniai anak. sethn yg lalu saya pernah menjalani kuretase krn didiagnosa dr blighted ovum. stlh itu saya tdk hamil lg sampe sekarang. pada bln maret saya berkonsultasi ke dr sp.obgiene yg di mdn. saya di papsmear dan hasilnya normal. setelah itu saya disuruh cek hormon LH,FSH, PROLAKTIN, dan hasilnya jg normal. HSG juga dinyatakan patency tuba. suami saya jg disuruh menjalani tes sperma dan hslnya jlh sperma 6jt. stlh itu dr memberikan saya obat dohixat kap, novagyl, asam folat. untuk suami diberi obat tonicard kap, dohixat kap, serophene selama 1 bln. bln berikutnya saya diberi obat pectocil. suami saya diberi adenosine triphosphate, serophene. seminggu yg lalu suami saya menjalani tes sperma lg dan hasilnya secara mikroskopis konsentrasi 4,4. motilitas excellent 4%, good+excellent 16%, kesimpulannya tetap OAT. pertanyaan saya adalah apakah obat yg dr saya berikan itu emang sesuai utk memperbaiki kualitas n kuantitas sperma? kalaupun ada kok hasil tes spermanya gak menunjukkan perubahan? apakah saya harus menjalani inseminasi supaya bs hamil? terimakasih atas jawabannya dokter. thanks. GBU :)( perempuan, 29 thn,155 cm,61 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu yang Terhormat,

Anda sudah menikah 2 tahun pernah hamil(?) Tapi tidak berlanjut dan dikuret kemudian tidak pernah terjadi kehamilan lagi. Dari hasil pemeriksaan tampaknya anda tdk ada masalah, apalagi kalau memang pernah hamil, tentu kemungkinan hamil ckp baik. Yg menjadi masalah tampaknya adalah sperma suami, jumlah (konsentrasinya/cc) dan kualitasnya sangat buruk. Dengan kondisi sperma seperti itu tentu sulit terjadi kehamilan secara alami. Sayangnya 60% masalah sperma tdk diketahui penyebabnya dan dari yg diketahui penyebabnya, sebagian besar tdk bisa diobati (mis:kelainan kromosom). Jadi klo tdk ada penyebab yg jelas maka tdk ada pengobatan khusus yg tepat utk suami. Anda bisa berkonsultasi dgn dokter andrologi utk hal ini. Perbaikan pola hidup negatif  suami jika ada  (merokok,alkohol,kegemukan,dll), mungkin dapat membantu memperbaiki sperma. Tapi jika dalam 3 bulan setelah berbagai upaya tetap tdk ada perbaikan pd sperma, maka dgn kondisi sperma spt itu hanya sesuai utk program bayi tabung, tidak cukup untuk inseminasi.

Terima Kasih

dr. Indra N.C Anwar, Sp.OG

    0 Komentar

    Belum ada komentar