Sukses

Benjolan di leher

02 Jun 2009, 14:27 WIB
Pria, 34 tahun.
dokter ada benjolan dileher sebelah kanan seperti kelenjar.tadinya tidak terlalu besar sekarang bertambah besar..apakah berbahaya dan didokter ataw rumah sakit mana saya hrs memeriksakanya? apakah berbahaya ?( laki-laki, 34 thn,170 cm,65 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak/saudara yang terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi klikdokter. 

Benjolan pada leher dapat disebabkan oleh banyak hal, yang paling sering ditemukan adalah kelenjar getah bening yang membengkak. Kelenjar getah bening merupakan bagian dari sistem getah bening, yang merupakan bagian dari sistem kekebalan tubuh. Getah bening merupakan getah atau cairan bening yang mengalir di sistem getah bening dan mengangkut limfosit (salah satu jenis sel darah putih). Limfosit berperan dalam melindungi tubuh terhadap infeksi dan terhadap perkembangan kanker. Kelenjar getah bening dapat membesar karena adanya peningkatan limfosit atau makrofag sebagai respon kekebalan tubuh dari adanya agen infeksi (bakteri atau virus), karena keganasan kelenjar itu sendiri ataupun (limfoma), karena penumpukan bakteri, virus, jamur, ataupun sel-sel metastatis (sel sebar kanker dari paru, hidung, payudara) pada kelenjar tersebut. 

Pembengkakan dari kelenjar liur yang terletak di bawah rahang bawah dapat disebabkan oleh infeksi ataupun keganasan. Bengkak pada kulit atau tepat di bawah kulit biasanya disebabkan oleh kista, termasuk kista sebasea (kelenjar minyak). Pada kelenjar tiroid di bagian depan atau tengah leher dapat ditemukan benjolan, baik soliter maupun multipel, karena adanya penyakit tiroid atau keganasan. Benjolan lainnya yang dapat terjadi di daerah leher adalah lipoma yaitu tumor jinak yang berasal dari jaringan lemak.

Semua benjolan pada anak dan orang dewasa sebaiknya diperiksakan ke dokter. Pada anak, sebagian besar benjolan biasanya disebabkan oleh infeksi yang dapat ditangani. Semakin bertambah usia, kemungkinan benjolan tersebut berupa keganasan semakin besar, terutama pada orang yang merokok ataupun sering minum minuman beralkohol. Namun, untungnya, sebagian besar benjolan pada leher yang ditemukan pada orang dewasa bukan karena keganasan.

Untuk mengetahui apa penyebab benjolan pada leher Bapak, diperlukan beberapa tambahan informasi:

  • Di mana letak spesifik benjolan tersebut pada daerah leher (daerah depan, agak ke samping, di bawah rahang)?
  • Berapa ukuran bejolan tersebut (dulu dan sekarang)?
  • Apakah benjolan tersebut dapat digerakkan di bawah kulit?
  • Pada perabaan, apakah benjolan tersebut keras atau lembek (seperti kantung)?
  • Apakah benjolan tersebut ikut bergerak sewaktu menelan?
  • Bagaimana kecepatan pembesarannya (cepat atau lambat, dalam hitungan hari, minggu, atau bulan)?
  • Apakah benjolan tersebut merah, terasa panas, nyeri jika dipegang?
  • Apakah ada riwayat infeksi sebelumnya? (radang tenggorokan)
  • Apakah ada benjolan di tempat lain (di bawah ketiak, di lipat paha)?


Bapak tidak perlu khawatir. Kami menyarankan Bapak untuk memeriksakan diri ke dokter (dokter umum atau bedah) untuk mengetahui lebih lanjut mengenai benjolan pada leher Bapak. Selain dapat dilakukan tanya-jawab medis yang lebih detil, dapat dilakukan pemeriksaan fisik yang lebih seksama, dan bila perlu mungkin akan dilakukan pemeriksaan penunjang (pemeriksaan laboratorium seperti darah, pemeriksaan histopatologis jaringan benjolan dengan cara biopsi, maupun pemeriksaan radiologis).

Demikian penjelasan dari kami, mudah-mudahan dapat menjawab pertanyaan Bapak. (PNA)

Terima kasih.



(Tim Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar