Sukses

Masalah asam lambung

19 Oct 2014, 06:42 WIB
Pria, 28 tahun.
dok mau tanya, sudah beberapa bulan ini perut saya sering kembung, serasa ada bunyi2 angin didalamnya, terus kadang-kadang terasa perih, tapi cuma beberapa menit. kadang-kadang kalo nyeri atau kembung nafas menjadi agak susah, dan sesekali jantung ini memiliki debaran yang tidak stabil dalam beberapa menit. dan jika kecapekan juga jantung ini kadang2 debarannya tidak stabil. sudah tanya ke dokter katany cuma masalah asam lambung, kira2 saya penyakit apa ya dokter?? terima kasih( laki-laki, 28 thn,177 cm,60 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak/Saudara yang terhormat,

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Berdasarkan gambaran gejala yang Bapak berikan, kami setuju dengan pendapat dokter Bapak, bahwa penyebabnya adalah gangguan peradangan dalam lambung atau disebut juga gastritis. Saat serangan, dapat disertai gejala simpatis seperti sakit kepala, jantung berdebar-debar, dan ansietas.

Apakah Bapak juga ada keluhan rasa panas yang menjalar di dada? Kemungkinan lain adalah Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) atau refluks/regurgitasi isi lambung (asam lambung) ke atas, sampai ke kerongkongan (esofagus). Keadaan ini menimbulkan gejala berupa rasa panas yang menjalar dimulai dari dada dan dapat beradiasi ke leher, tenggorokan, atau sudut rahang bawah. Gejala juga dapat dirasakan seperti ada yang mengganjal di dada dan kerongkongan. Karena itu gejala ini juga disebut heartburn.

Walaupun disebut heartburn, bukan berarti gejala tersebut disebabkan karena kelainan pada jantung. Namun, GERD dapat memicu adanya gangguan ritme pada jantung. Hal ini disebabkan oleh iritasi saraf atau nervus vagal yang berjalan di samping kerongkongan terus ke bawah melewati lambung oleh makanan bercampur asam lambung  yang naik ke atas (regurgitasi). Oleh pasien, gangguan ritme ini dirasakan seperti jantung berdebar-debar.

Terapinya adalah dengan perubahan gaya hidup serta obat-obatan. Beberapa hal yang dapat memperparah keadaan ini, antara lain:

  • Merokok
  • Kopi atau minuman berkarbonat (soda)
  • Minum alkohol
  • Buah yang asam (seperti jeruk)
  • Produk tomat
  • Coklat, mint
  • Makanan yang berlemak atau pedas
  • Bawang
  • Berbaring terlalu cepat setelah makan
  • Memiliki berat badan berlebih
Untuk mengurangi gejala untuk sementara waktu, Bapak dapat mengkonsumsi obat penetralisir asam lambung yaitu antasid yang dijual bebas. Namun, antasid juga memiliki batas, jika berlebihan dapat menyebabkan diare atau konstipasi. Cari antasid yang mengandung magnesium hidroksida dan alumunium hidroksida.
 
Dokter juga dapat meresepkan obat-obatan yang menekan produksi asam lambung untuk mengatasi gejala. Jika setelah minum melakukan perubahan gaya hidup tapi gejala tidak berkurang, dokter akan melakukan pemeriksaan seperti endoskopi untuk melihat keadaan dinding dalam saluran pencernaan, serta mencari adanya H. pylori yaitu bakteri yang menyebabkan ulkus pada lambung.
 
Demikian pennjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu. (PNA)
 
Terimakasih.
 
 
(Tim Redaksi Klikdokter)

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar