Sukses

Belum menstruasi setelah melahirkan

29 May 2009, 15:25 WIB
Wanita, 28 tahun.
dok, istrisaya baru 2 bulan lebih yang lalu melahirkan, sekarang kami mulai "berhubungan" lagi... nah sampe sekarang kok istri belum menstruasi ya dok? trus waktu beberapa kali kami berhubungan intim sesudahnya (selang beberapa jam) istri keluar darah agak coklat item merah gitu? apa perlu kami ke dokter? Btw istri tidak pake alat kontrasepsi cuma saya pakai kondom. terimakasih ( perempuan, 28 thn,160 cm,70 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak/Saudara yang terhormat,

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Apakah istri Bapak menyusui ASI? Saat menyusui, tubuh mengeluarkan hormon yang akan menekan siklus menstruasi. Tiap-tiap ibu menyusui berbeda, ada yang tidak mendapatkan menstruasi selama jangka waktu mingguan, bulanan, atau tahunan jika memang masih menyusui. Untuk beberapa orang baru bisa muncul menstuasi setelah tidak menyusui lagi. Ketika bayi sudah mulai mendapatkan makanan tambahan atau tidur untuk jangka waktu yang lebih lama pada malam hari, biasanya siklus menstruasi akan mulai kembali.

Munculnya kembali menstruasi dipengaruhi oleh beberapa faktor: seberapa sering bayi menyusui ASI, seberapa sering menyusui dari botol, bilamana bayi menggunakan alat “sedot bayi”, berapa lama bayi tidur di malam hari, apakah makanan biasa mulai dikonsumsi, dan pengaruh kimiawi ibu sendiri dan responnya terhadap pengaruh hormon yang berkaitan dengan menyusui. Kapanpun stimulasi pada payudara berkurang, terutama pada malam hari, siklus menstruasi cenderung akan mulai lagi.

Perdarahan yang muncul setelah melakukan hubungan intim disebut juga post-coital bleeding. Karena istri Bapak baru melahirkan dan (kemungkinan) sedang dalam masa menyusui, kemungkinan perdarahan merupakan perdarahan dari dinding vagina yang memang lebih kering pada masa ini. Banyak kemungkinan lain, seperti peradangan mulut rahim atau infeksi penyakit menular seksual. Walaupun kemungkinan besar perdarahan disebabkan oleh lecet dinding vagina, sebaiknya hal ini dipastikan oleh dokter. Jadi, saran kami adalah memeriksakan istri Bapak ke dokter kebidanan & kandungan.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu. (PNA)

Terimakasih.

 

(Tim Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar