Sukses

Belajar dari kesalahan masa lalu

02 Jun 2009, 18:05 WIB
Wanita, 25 tahun.
pagi dok.sy ingin menikah dalam waktu dekat ini dengan orang yang sama sekali tidak pernah berpacaran dgn saya.dia adalah rekan kerja saya (kebetulan dia 1 ruangan dgn saya) sudah hampir 2 tahun lamanya.kami sudah cukup saling kenal pribadi masing-masing.dalam masa 2 tahun itu ternyata menimbulkan rasa saling suka diantara kami. tapi karena selama itu dia tdk pernah menunjukkan klo dia suka pada sy, ahirnya sy berpacaran dgn orang lain diluar kantor (sbg pelarian dari rasa suka sy pada tmn tsb).kesalahan terbesar dlm hidup saya adalah, krn saya menerima lelaki (pcr sy tsb) yang belakangan sy tau dia adalah buaya.kesalahan sy lagi adalah krn telah membiarkan dia menjamah tubuh sy (wlo tdk smpai merenggut kegadisan sy dan sepantasnya tdk saya beri) tapi cukup merusak dan memberikan tanda menjijikkan pada bagian lain sensitif sy.sekarang sy merasa manusia paling berdosa krn tdk bisa menjaga kesucian yg tuhan beri kpd sy.sy bingung, sy takut dok, krn tmn yang ingin menikah dgn sy adalah seorang muslim yg taat,lemah lembut dan pribadinya baik.sy merasa telah menghianati dan membohongi dia, sy takut menghadapi mlm pertama kami kelak.apa dia bisa menerima sy yang berdosa ini dgn keadaan spt yg sy ceritakan diatas.tapi sy sangat mencintai dia.namun utk jujur tdk mungkin sy lakukan.tolong beri saya saran dan masukannya dok.terima kasih atas perhatiannya.( perempuan, 25 thn,155 cm,47 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terimakasih atas pertanyaan Anda.

Jalanilah hidup dengan melihat kedepan. Sebuah kesalahan dimasa lalu jangan menjadi beban hambatan untuk Anda berkembang. Cukup dijadikan sebuah pembelajaran. Kesalahan dalam suatu episode hidup adalah kewajaran, kita adalah manusia, dan manusia adalah tempatnya salah. Jika kita tidak pernah salah, kita bukan lagi seorang manusia, karena lupa, salah & kekhilafan lainnya sudah merupakan sifat yang manusiawi. Karena itulah Tuhan menciptakan proses tobat.

Untuk kondisi saat ini, akan lebih baik masa lalu Anda cukuplah Anda sendiri yang menyimpan. Sekali lagi, cukup jadikanlah pengalaman Anda sebagai pembelajaran yang jangan sampai terjadi lagi di kemudian hari. Anda tidak perlu membuka kembali luka lama. Terlebih membahasnya dengan calon pasangan Anda. Hindari tindakan "sok jujur" yang memberikan impresi heroik. Dengan menceritakannya kepadanya, Anda hanya memperparah keadaan. Hindarilah meloncat dari satu kesalahan ke kesalahan lain.

Demikian informasi ini kami sampaikan, semoga bermanfaat.

Salam,

Dr. Sukardi, SpKJ(K)
(Redaksi Pengasuh Rubrik Seks & Andrologi Klikdokter.com)

    0 Komentar

    Belum ada komentar