Sukses

Membuat bayi tertidur kembali

18 Oct 2014, 12:45 WIB
Pria, 28 tahun.
Saya mempunyai anak. Saat ini ia berusia hampir 9 bulan. Jenis kelaminnya laki-laki dan mempunyai tinggi 77 cm dan berat badan 11,6 kg. Anak saya ini tergolong sangat aktif, banyak bergerak. Dalam satu bulan ini, ia selalu tidur sangat larut, sekitar jam 1 atau jam 2. Sebelumnya, jam 10 malam ia sudah tidur. Setiap hari pola aktivitasnya adalah sebagai berikut : Pagi : Jam bangunnya belum tentu sama setiap hari, tetapi rata-rata jam 9, ia sudah bangun dengan sendirinya. Setelah bangun, ia dimandikan. Siang : Menjelang siang, biasanya sekitar jam 12 - 1, ia diberi makan bubur. Setelah diberi makan, biasanya ia akan tidur siang selama kurang lebih 1 - 2 jam. Rata-rata pada siang hari, ia tidur 2 kali. Selama bangun, ia kadang diajak pergi keluar jalan-jalan, dan jika di rumah, ia akan bermain dengan mainan-mainannya. Sore - Malam : Sore, sekitar jam 5 - 6, ia diberi makan bubur. Setelah itu, ia akan dibawa ke kamar kakek dan neneknya untuk bermain-main lagi selama sekitar 2 jam. Setelah itu, saya dan istri saya akan gantian bermain dengan dia. Intensitas bermainnya sama dengan ketika pada siang hari. Ia bermain dengan mainan-mainannya dan belajar berdiri dengan berpegangan pada tembok. Selain jadwal pemberian makan bubur yang saya sebutkan di atas, ia diberikan susu formula. Rentang pemberian minum atau makannya adalah 2 s/d 2 1/2 jam sekali. Kadang-kadang jika kami menganggapnya lapar, 1 1/2 jam kemudian ia diberikan susu. Sekarang, inti permasalahannya adalah jam sudah menunjukkan pukul 10. Ia diberikan susu karena memang sudah jadwalnya. Ketika diberikan susu, ia mulai memejamkan mata. Kami berpikir ia sudah tertidur pulas. Tetapi tidurnya itu tidak bertahan lama, hanya berlangsung selama 10 - 15 menit, kemudian ia akan menangis. Setelah menangis, ia terbangun lagi, dan matanya segar kembali. Ia akan melanjutkan aktivitasnya sampai jam 1 baru ia mau tidur. Jika beruntung, jam 12 ia sudah mau tidur. Memang, jam 1 ia tertidur dan berlanjut sampai besok paginya. Tetapi ini tidak normal karena anak-anak seusia dia yang lain, pada jam 8 atau jam 9, sudah bisa tidur sampai besok pagi. Apakah dokter bisa memberikan masukan mengenai masalah ini? Jika ada informasi yang kurang saya berikan, mohon dikabari. Terima kasih atas perhatiannya. Salam, Willy( laki-laki, 28 thn,168 cm,65 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Terima kasih atas pertanyaan Anda.

 

Pada bayi berusia 9 bulan, jam tidur bayi pada umumnya berkisar antara 10-12 jam saat malam dan tidur siang 2x/hari selama @1-2 jam. Bayi Anda saat ini memiliki waktu tidur 8 jam setiap malam apabila ia tidur pada pukul 1 dini hari dan bangun pada pukul 9 pagi. Perubahan pola tidur memang dapat dialami pada bayi usia 9-12 bulan.

 

Perubahan pola tidur ini disebabkan karena perkembangan motorik dan kognitif serta diikuti dengan rasa cemas berpisah dengan orang tua atau disebut juga dengan 'separation anxiety'. Pada usia 9-12 bulan, bayi akan mulai belajar merangkak, berdiri, dan berjalan. Dalam kondisi tersebut, bayi mungkin saja bangun di malam hari untuk tetap berlatih atau terlalu gembira untuk mengantuk dan tidur. Bila bayi tidak dapat menemukan cara sendiri untuk kembali tidur, dia akan menangis dan membangunkan Anda.

 

'Separation anxiety' juga dapat menjadi penyebab dari bayi terbangun di malam hari. Bangun dan tidak menemukan Anda berada di dekatnya dapat menjadi suatu kecemasan bagi bayi. Namun bayi dapat tenang kembali ketika Anda muncul di sisinya.

 

Untuk mengatasinya, terdapat beberapa cara yang dapat diterapkan :

 

1. Upayakan selalu menerapkan kebiasaan menjelang tidur yang dapat dikenali. Mandikan anak anda, baringkan ia di tempat tidur, lihat buku bersama, nyanyikan sebuah lagu, beri ia ciuman dan ucapkan selamat malam dengan cara yang sama setiap malam. Kegiatan menyenangkan dan penuh kasih sayang yang dilakukan berulang menjelang tidur akan dikenali anak anda sebagai tanda waktunya untuk tidur.

 

2. Buatlah jadwal bayi Anda teratur

 

Tidur untuk bayi akan lebih mudah apabila bayi memiliki jadwal yang teratur. Apabila dia tidur siang, makan, dan bermain pada waktu yang sama setiap harinya, dia akan lebih mudah tertidur sesuai waktunya. Apabila jadwal bayi Anda yang Anda jabarkan di atas dilakukan dengan rutin, hal tersebut sangatlah baik

 

3. Upayakan untuk selalu membaringkan anak anda ketika ia masih dalam keadaan mengantuk, sebelum benar-benar tertidur. Anak yang terbiasa tidur sendiri lebih mampu tidur kembali ketika ia terbangun saat malam hari.

 

4. Apabila Anda diperlukan untuk menenangkan anak anda kembali, cobalah untuk menenangkannya. Namun bila anak anda terbangun sepenuhnya, Anda mungkin perlu mengulangi sedikit kebiasaan menjelang tidur sebelum kembali ke kamar Anda.

 

Demikian informasi kami sampaikan, semoga bermanfaat. (TRH)

 

Salam,

 

Redaksi Klikdokter.

    0 Komentar

    Belum ada komentar