Sukses

Imunisasi TT: KB terselubung?

19 Oct 2014, 23:32 WIB
Wanita, 32 tahun.
Satu minggu sebelum menikah saya imunisasi TT1, kemudian bidan A bilang kalo satu bulan setelah menikah saya harus imunisasi TT2. Pada kartu imunisasi ada jadwalnya yaitu TT1,TT2 dan booster.Setelah saya imunisasi TT2 bidan A menganjurkan utk booster satu bulan setelah TT2. Saat akan booster, bidan lain (lebih senior) tanya apakah saya sudah hamil? kalo belum jangan booster. Yang jadi pertanyaan apakah imunisasi TT2 berpengaruh pada proses penundaan kehamilan? karena sampai sekarang, 5 bulan setelah menikah saya belum hamil. Setahu saya imunisasi Tetanus Toksoid diberikan 2 kali pada wanita usia subur dan ibu hamil dg tujuan agar bayi yg dilahirkan tdk terkena tetanus. Tapi ada isu bahwa imunisasi TT itu merupakan KB terselubung, apakah benar? Kalo saya tanya temen2 yg sudah menikah & langsung dikaruniai anak, mereka hanya TT1 saja sebelum menikah tanpa TT2. Mohon penjelasannya, terima kasih.(perempuan, 32 thn,160 cm,55 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang terhormat,

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari klikdokter. Kami dapat memahami kekhawatiran yang Anda rasakan. Masyarakat luas saat ini tengah diresahkan oleh kabar bahwa imunisasi TT (Tetanus Toksoid) merupakan suatu metoda KB terselubung yang dilakukan oleh pemerintah untuk menekan laju populasi. Namun apabila ditelaah lebih lanjut ternyata pernyataan tersebut hanya disimpulkan dari opini subyektif beberapa keluarga yang mengeluh sulit memiliki keturunan setelah mendapatkan imunisasi TT sebelum menikah. Bukan didasari atas bukti yang obyektif. Hal ini didukung oleh variasi kasus yang ditemukan, bahwa hanya sebagian kecil dari seluruh pasangan yang telah mendapatkan imunisasi TT sebelum menikah, yang kemudian mengeluh sulit memiliki keturunan.

Imunisasi TT yang dilakukan pada perempuan usia reproduksi atau pada ibu hamil  sebenarnya bertujuan untuk melindungi bayi yang akan lahir dari penyakit tetanus neonatorum. Tetanus neonatorum adalah penyakit tetanus yang terjadi pada neonatus (bayi berusia kurang dari 28 hari) yang disebabkan oleh Clostridium tetani, yaitu kuman yang mengeluarkan toksin (racun) dan menyerang sistem saraf pusat. Selain itu, pemberian vaksin ini juga dapat melindungi ibu terhadap kemungkinan tetanus apabila terluka.

Imunisasi ini sebenarnya diberikan kepada setiap perempuan yang akan menikah, namun untuk menghindari rumor yang beredar tersebut maka imunisasi TT sebaiknya dilakukan selama kehamilan. Berdasarkan petunjuk BKKBN, imunisasi TT diberikan sebanyak 2 kali dengan interval waktu 4 minggu antara imunisasi pertama dengan imunisasi kedua. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa tidak benar berita yang beredar mengenai suntik TT sebagai program KB terselubung pemerintah. Bahkan suntik KB hormonal saja harus dilakukan secara periodik setiap bulan atau setiap 3 bulan, tidak bisa hanya dengan dua kali suntikan seperti pada imunisasi TT. Oleh karena itu Anda tidak perlu merasa khawatir. Pasangan baru dikatakan infertil apabila masih belum memiliki keturunan setelah satu tahun menikah dengan frekuensi hubungan seksual setiap 2-3 hari sekali. Untuk itu Anda tidak boleh putus asa. Teruslah berusaha dan banyak berdoa semoga Anda dan pasangan cepat dikaruniai keturunan oleh Tuhan Yang Maha Kuasa. Amin.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga dapat membantu. (SO)

Terimakasih,

(Tim Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar