Sukses

Kista endometriosis residif

13 May 2009, 10:48 WIB
Wanita, 30 tahun.
Saya di vonis terkena adenomiosis setelah operasi kista tiga tahun lalu. dari hasil PA kista coklat. Terakhir USG TV seminggu yang lalu ada masa di rahim sehingga rahim membesar. dan di indung telur kiri dan kanan ada kista lagi. Sebelumnya kista juga tumbuh di indung telur kiri dan kanan sebesar 6 cm dan sudah di operasi. Menurut dokter saya jalan satu2nya adalah dengan operasi pengangkatan rahim supaya tidak sakit lagi dan agar tidak merembet ke usus sehingga terjadi gannguan pencernaan.Saat ini saya ada memang ada gangguan pencernaan seperti BAB yang gak tuntas. Hal ini mencemaskan saya. Apalagi setiap datang bulan selalu nyeri tak tertahankan. sebelumnya saya sudah mencoba berbagai pengobatan hormonal sep : minum azol dan lain2 tapi sepertinya tdk berpengaruh malahan efek samping obat tsb yang terasa mengganggu. Akhirnya saya mencoba suntik depo sekali 3 bulan selama 1 tahun. memang sakitnya hilang, cuma efek sampingnya kering sehingga sakit saat berhubungan. terakhir suntik 7 bulan yang lalu. Sekarang sakitnya mulai terasa lagi.. Disini saya ingin menanyakan apakah ada alternatif lain untuk menyembuhkan penyakit saya ini tanpa harus pengangkatan rahim ? karena saya belum punya anak dan sudah menikah 2.5 tahun.. besar harapan ada solusi yang bisa membantu saya. Atas perhatian dan bantuannya saya ucapkan terima kasih.( perempuan, 30 thn,158 cm,65 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu / Saudari yang Terhormat,

Anda belum pernah hamil dan menderita adenomiosis dan kista endometriosis residif dengan keluhan nyeri haid hebat. Pengobatan definitifnya memang pengangkatan rahim, tapi karena anda ingin hamil maka bisa dicoba untuk operasi reseksi adenomiosisnya (pengangkatan jaringan adenomiosis sebanyaknya) dan pengangkatan kistanya lagi secara hati-hati. Setelah itu, jika pada pemeriksaan di indung telur masih cukup telur, anda harus ikut program bayi tabung untuk dapat hamil.

Terima Kasih

 

dr. Indra N.C, Sp.OG

(Tim Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar