Sukses

Penyebab menoragi

20 Oct 2014, 10:13 WIB
Wanita, 18 tahun.
Selamat sore., Dok, ibu saya mengalami menstruasi yang berkepanjangan, siklusnya juga tidak normal. Sudah pernah ke Sp.OG, kemudian dikasi tablet pengatur siklus. Setelah teratur minum, siklus+jmlh darah yang keluar normal. Tp, begitu obatnya habis, kembali lagi seperti semula. Riwayatnya, sekitar akhir 2006 ibu saya pernah dikuret karena pecahnya kehamilan diluar kandungan. Dan menurut Sp.OG, kehamilannya kembar. Pecahnya itu mengakibatkan kondisi ibu jd drop. Kami bawa ke GP, kemudian di rujuk ke RS kabupaten. Kemudian Sp.OG yang merawat ibu saya melakukan kuretase, dan tanpa sepengetahuan px & keluarga, memotong slh 1 tuba fallofi-nya. oya, umur ibu saya 39 th. Yang ingin saya tanyakan, apakah ada hubungannya menorrhagia yang di alami ibu saya dgn riwayatnya?? Terima kasih, Dok..^_^ -ari sawitri( perempuan, 18 thn,152 cm,47 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu / Saudari yang Terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan ekonsultasi klikdokter. Siklus menstruasi normal berkisar dari 21-35 hari. Menstruasi yang lebih dari 35 hari disebut dengan menoragia. Menoragia dapat disebabkan beberapa hal, diantaranya adalah :

1. Organik

2. Gangguan endokrin (hormon)

3. Kelainan anatomi (organ reproduksi) : endometriosis

4. Gangguan pembekuan darah

Apabila tidak memenuhi ke-4 penyebab diatas maka dapat disebabkan oleh Perdarahan Rahim Disfungsional. Melihat data yang Anda berikan, kemungkinan penyebab dari menoragi yang dialami oleh ibu Anda disebabkan karena gangguan endokrin atau hormonal. Beberapa gangguan hormonal yang dapat menyebabkan menoragi diantaranya adalah kekurangan hormon progesteron. Hal ini perlu dikonfirmasikan kembali dengan pemeriksaan tambahan seperti pemeriksaan hormonal.

Apabila hanya pemotongan tuba falopi saja maka tidak akan ada pengaruhnya. Namun apabila indung telur juga diangkat, maka mungkin saja terjadi gangguan hormonal. Kami sarankan agar mengonsultasikan kembali ke dokter kebidanan yang merawat ibu Anda. Semoga membantu. (TRH)

Terima kasih.

(Tim Redaksi Klikdokter)

Terima Kasih

(Tim Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar