Sukses

Obat asma membuat gemetar?

20 Oct 2014, 10:12 WIB
Wanita, 16 tahun.
Begini dok, saya mempunyai penyakit asma. Yang membuat saya sedikit aneh adalah setiap kali kaget, berkeringat, atau terkena dingin sedikit tiba-tiba dada saya menjadi sesak dan. Saya masih bisa menahan tetapi dengan inhaler saja tidak cukup. Saya ingin tahu apakah yang harus saya lakukan apabila asma saya kambuh? Apakah ada obat lain yang bisa membuat asma saya mereda? Karena obat yang saya minum saat ini (teosal) justru membuat badan saya gemetar dan kejang cukup lama. Bahkan setelah tenang, gemetar itu justru membuat asma saya kambuh lagi (setelah menggunakan inhaler). Mohon bantuannya, dok. Terima kasih.(perempuan, 16 thn,155 cm,48 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Adik/Saudari yang terhormat,

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari klikdokter.

Pada dasarnya penanganan asma yang paling efektif adalah dengan menghindari faktor-faktor yang dapat mencetuskan gejala asma itu sendiri dan menggunakan obat asma untuk mengurangi pembengkakan saluran pernapasan. Anda mengatakan bahwa keluhan sesak timbul setiap Anda merasa kaget, berkeringat, dan terkena udara dingin. Emosi, aktivitas, dan cuaca merupakan tiga dari banyak keadaan yang dapat mencetuskan gejala asma, seperti yang terjadi pada Anda. Berbagai faktor pencetus inilah yang sebaiknya Anda hindari. Bagaimanapun, gejala asma yang timbul umumnya dapat diredakan dengan obat pelega saluran napas, seperti yang Anda gunakan saat ini. Ironinya, Anda justru merasakan keluhan lain setelah Anda mengonsumsi obat.

Obat yang Anda konsumsi saat ini mengandung salbutamol sulfat dan teofilin. Obat ini memiliki efek samping antara lain adalah tremor (getaran) halus pada otot rangka, berdebar-debar, frekuensi denyut jantung meningkat, sakit kepala, mual dan muntah. Tampaknya keluhan gemetar yang Anda rasakan terkait dengan efek samping obat yang Anda konsumsi. Memang sebaiknya diperlukan penyesuaian dosis, penggantian obat, bahkan penambahan obat steroid untuk mengurangi pembengkakan dan untuk mempertahankan saluran napas Anda tetap terbuka. Untuk itu kami sarankan sebaiknya Anda segera mengunjungi dokter spesialis penyakit dalam, khususnya divisi pulmonologi atau dokter spesialis paru untuk tatalaksana yang lebih optimal.

Lebih lanjut mengenai asma dan faktor pencetusnya dapat Anda baca dengan mengakses URL Link berikut: https://www.klikdokter.com/illness/detail/154

Demikian penjelasan kami. Semoga dapat membantu. (SO)

Terimakasih,

(Tim Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar