Sukses

Plasenta menutup jalan lahir?

20 Oct 2014, 10:12 WIB
Wanita, 24 tahun.
saat ini saya sedang hamil 32 minggu, pada hasil usg kemaren terlihat plasenta menutupi jalan lahir. yang ingin saya tanyakan, apakah plasenta bisa berubah posisinya atau tidak ? apakah ada kemungkinan saya bisa melahirkan secara normal atau tidak ? dan yang terakhir tolong informasikan selengkap-lengkapnya tentang kelebihan dan kekurangan melahirkan secara sesar. terimakasih sebelumnya.( perempuan, 24 thn,156 cm,56 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang terhormat,

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Plasenta yang menupi jalan lahir disebut juga plasenta previa. Sebetulnya pada minggu-minggu awal kehamilan plasenta previa tidak menjadi masalah, namun jika tetap bertahan sampai triwulan ketiga, keadaan ini dapat menimbulkan masalah. Masalah yang timbul berupa perdarahan dari kemaluan sehingga janin terpaksa dilahirkan lebih cepat sebelum waktunya dengan operasi sesar.

Sebetulnya, selama rahim semakin membesar, letak plasenta tersebut akan semakin menjauh dari mulut rahim. Jadi, tergantung dari derajat plasentra previa pada Ibu (totalis, marginal, atau plasenta letak rendah), masih ada kemungkinan Ibu melahirkan secara normal. Jika pada usia cukup bulan, plasenta tetap menutupi jalan lahir, operasi sesar akan direncanakan.

Untuk itu perlu dilakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG) secara berkala. Selain itu, Ibu akan dimonitor secara ketat oleh dokter, dan perlu memperhatikan apakah ada perdarahan dari kemaluan (walaupun sedikit), jika ada sebaiknya segeralah ke dokter kandungan. Selain itu, Ibu perlu "mengistirahatkan" panggul, yang berarti tidak boleh berhubungan intim atau dilakukan pemeriksaan dalam vagina oleh dokter. Ibu juga sebaiknya membatasi kegiatan atau aktivitas yang dapat memprovokasi timbulnya perdarahan, seperti pekerjaan rumah tangga atau mengangkat barang yang berat. Bahkan, jika menurut dokter perlu, Ibu perlu dirawat di Rumah Sakit.

Keuntungan operasi sesar adalah tindakan tersebut dapat menyelamatkan nyawa ibu maupun janin pada keadaan tertentu sehingga janin harus dilahirkan secepatnya. Sedangkan kerugiannya adalah adanya komplikasi dari operasi sesar (infeksi, perdarahan, syok), Ibu akan tinggal di rumah sakit lebih lama, dan pemulihan di rumah pasca operasi lebih lama dari persalinan normal (4-6 minggu). Selain itu, operasi sesar juga dapat menimbulkan parut pada bekas luka operasi, sehingga pada kehamilan berikutnya risiko adanya plasentra previa atau kehamilan di luar rahim lebih besar.

Diskusikanlah dengan dokter spesialis kebidanan dan kandungan Ibu mengenai hal ini. Namun, pada keadaan plasenta previa memang tidak ada pilihan lain selain dilakukan operasi, karena jalan lahirnya tertutup, sehingga janin tidak dapat lahir secara biasa.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu. (PNA)

Terimakasih.

 

(Tim Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar