Sukses

Anak doyan minum teh

20 Oct 2014, 10:12 WIB
Pria, 30 tahun.
1. Saya mempunyai putri berumur 2 thn 2 bln dengan berat 11.5 kg. Sudah hampir 1 tahun sampai skarang putri saya lebih senang minum teh sehingga minum susunya agak berkurang. Dalam 1 hari bisa sampai 6-8 x minum teh dengan takaran dot 120 ml. Apakah yang dialami putri saya masih normal dok? 2. Pertanyaan yang kedua... putri saya kalau malam tidurnya antara jam 22- 23.00. Apakah normal dok yang dialami putri saya mengingat masih berumur 2 thun 2 blan. Demikian pertanyaan saya. Terima Kasih.( laki-laki, 30 thn,174 cm,59 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak/Saudara yang terhomat,

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Beberapa kandungan teh yang penting diketahui pada masalah ini adalah tannin dan kafein.

Tannin dalam jumlah tertentu dapat menyebabkan gangguan penyerapan besi dan kalsium dalam usus. Gangguan penyerapan besi dalam jangka lama dapat menyebabkan anemia. Sedangkan kalsium merupakan mineral dalam susu yang penting untuk pertumbuhan tulang dan gigi anak. Selain itu tannin juga dapat menyebabkan konstipasi (gangguan buang air besar) akibat terhambatnya sekresi/pengeluaran cairan pencerna makanan.

Kafein merupakan suatu zat stimulan yang mempengaruhi sistem saraf pusat, dan dapat menyebabkan gangguan tidur pada orang dewasa, anak, maupun bayi (termasuk bayi yang disusui oleh ibu yang mengkonsumsi minuman berkafein), sakit kepala, gangguan mood (nervousness), dan iritabilitas (rewel). Kafein juga berperan sebagai diuretik pada ginjal yaitu meningkatkan produksi urin (buang air kecil) yang secara tidak langsung menurunkan kadar elektrolit natrium dan kalium darah, dan bahkan dapat mengakibatkan dehidrasi pada cuaca panas. Selain itu, minuman berkafein juga dapat meningkatkan produksi asam lambung sehingga dapat mengakibatkan nyeri perut (maag).

Namun yang paling penting adalah efek kafein, dalam dosis tertentu, pada sistem jantung dan pembuluh darah, yaitu peningkatan frekuensi denyut jantung (ditandai oleh rasa jantung berdebar-debar) dan peningkatan tekanan darah.

Ada sumber yang menyebutkan bahwa, mengingat efek-efek samping yang telah dipaparkan di atas (terutama kafein), teh sebaiknya tidak dikonsumsi oleh anak-anak. Minuman lain yang juga mengandung kafein, adalah kopi, minuman soda berkarbonat (soft drink), bahkan cokelat.

Namun, ada juga sumber yang memberikan batasan jumlah kafein yang boleh dikonsumsi oleh anak. Untuk anak di bawah 12 tahun, Health Canada merekomendasikan asupan kafein per hari tidak melebihi 2,5 mg per kilogram berat badan anak. Berdasarkan rerata berat badan anak, artinya asupan kafein per hari anak tidak lebih dari:

  • 45 mg (anak 4 – 6 th)
  • 62,5 mg (anak 7 – 9 th)
  • 85 mg (anak 10 -12 th)

Menurut daftar Food and Drugs Association, 236 ml teh hitam instan yang biasa kita minum mengandung kafein sebanyak 30 - 50 mg. Jadi, berdasarkan keterangan di atas, sebaiknya teh yang anak Bapak konsumsi dibatasi. Dengan mengurangi konsumsi teh, diharapkan konsumsi susu meningkat. Untuk anak, konsumsi susu sangat penting untuk memenuhi kebutuhan gizi serta pertumbuhannya. Bahkan air putih biasa lebih baik daripada teh. Bapak juga dapat mulai memperkenalkan jus buah. Juah buah pun, sebaiknya diberikan satu kali sehari.

Tidur sangat penting untuk pertumbuhan anak. Karena itu, anak-anak perlu tidur dengan lama yang cukup. Untuk anak berusia 1 - 3 tahun, umumnya lama tidur adalah antara 10 - 13 jam. Jadi selama anak Bapak tidur antara 10 -13 jam sehari, tidak masalah. Seiring dengan bertambahnya usia anak, dapat diberlakukan jam tidur yang teratur bagi anak.

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu. (PNA)

Terimakasih.

 

(Tim Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar