Sukses

Sesak saat hamil

20 Oct 2014, 10:00 WIB
Wanita, 25 tahun.
Sore Dok, saya sedang hamil usia kehamilan sekitar 8 minggu, yg saya mau tanyakan, saya sering merasakan susah napas jika sedikit terasa cape, minggu lalu periksa doktr kandungan dan mag saya kambuh sehingga asam lambung meningkat dan menimbulkan sesak napas, klo sudah sesak perut tersa kram, apa berpengaruh dgn kandungan saya jika saya sering sesak napas? trima kasih dokter( perempuan, 25 thn,156 cm,45 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

 

Ibu/Saudari yang terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Sebetulnya, rasa sesak napas dirasakan pada 60 – 70% ibu hamil, dan hal ini merupakan keadaan yang fisiologis atau normal. Umumnya gejala sesak napas ini mulai muncul pada triwulan pertama atau kedua. Frekuensi sesak napas meningkat pada triwulan kedua dan menjadi stabil pada triwulan ketiga.

Mekanisme sesak napas pada kehamilan yang normal ini belum jelas. Kemungkinan berhubungan dengan hiperventilasi yang diinduksi oleh progesteron, karena adanya peningkatan ventilasi melebihi tingkat yang diperlukan untuk mengatasi kebutuhan metabolik yang meningkat.

Namun, tetap perlu disingkirkan sesak napas yang disebabkan oleh gangguan pada organ tubuh, seperti jantung dan paru. Adanya kelainan ini dapat disingkirkan dengan informasi tambahan berupa adanya tanda-tanda atau gejala lain serta pemeriksaan fisik (seperti mendengarkan suara paru atau bunyi jantung). Karena Ibu sudah berobat ke dokter spesialis, saya menduga penyebab-penyebab lain ini sudah disingkirkan, dan memperkirakan sesak napas yang terjadi akibat maag yang Ibu derita.

Rasa sesak napas yang muncul pada saat maag bisa disebabkan karena dua hal: 1. Gas yang terkumpul di dalam lambung menyebabkan penekanan lambung ke diafragma yang membatasi rongga perut dan rongga dada, 2. Saat bernapas dalam, diafragma menekan lambung yang teriritasi, sehingga rasa sakit yang ditimbulkan membuat napas sedikit tertahan (dangkal).

Untuk mengatasi rasa sesak napas yang ditumbulkan oleh keadaan maag ini tentunya perlu ditangani maagnya dengan pemberiaan obat-obat maag. Apakah dokter Ibu sudah memberikan obat tersebut? Selain itu, Ibu juga perlu menjaga agar lambung tidak berada dalam keadaan kosong, makanlah sedikit-sedikit namun sering, sehingga maag dapat dicegah. Jika dengan obat-obat maag dan pengaturan pola makan maag tidak membaik dan sesak tetap ada,  atau jika maag tertangani namun sesak tetap ada, kembalilah berobat pada dokter Ibu.

Demikian penjelasan yang dapat saya berikan. Semoga membantu. (PNA)

Terimakasih.

 

(Tim Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar