Sukses

Feses bayi berwarna putih

20 Oct 2014, 10:00 WIB
Wanita, 24 tahun.
Begini dok, saya mendapati artikel yang menerangkan bahwa kita perlu mewaspadai jika feses bayi berwarna putih keabu-abuan. Karena bisa jadi hal ini indikasi ada gangguan pada hati atau empedunya sehingga tidak bisa mewarnai feses. Nah beberapa hari yang lalu bayi perempuan saya (4 bln / BB: 5.5 kg) mengeluarkan feses dengan warna abu-abu seperti adukan semen, namun kemudian berubah menjadi kuning seperti biasanya. Sebenarnya hal ini juga sudah dialami bayi saya beberapa kali. Apakah ini berbahaya? Jika memang tidak ada kaitannya dengan fungsi hati, apakah faktor yang menyebabkannya. Saat ini bayi saya menggunakan susu Lactogen.Terima kasih.( perempuan, 24 thn,148 cm,48 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu / saudari yang terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan ekonsultasi klikdokter. Warna dari feses berasal dari zat yang dinamakan biliverdin. Biliverdin merupakan hasil metabolisme dari bilirubin di hati. Bilirubin adalah hasil dari pemecahan hemoglobin darah. Apabila feses berwarna putih maka kemungkinan tidak didapatkan adanya zat biliverdin yang berarti terdapat gangguan dari metabolisme bilirubin.

Umumnya bayi dengan gangguan metabolisme bilirubin akan menunjukkan gejala ikterik atau kuning di seluruh tubuh atau terutama di mata, mual, muntah, dan BAB putih. Feses sendiri merupakan hasil sisa metabolisme dari produk yang kita makan. Pada bayi, karena saluran pencernaannya yang belum sempurna, maka terkadang feses masih berbentuk makanan yang ia makan.

Jadi pada bayi ibu mungkin saja karena pencernaannya yang belum sempurna, susu lactogen tersebut tidak dapat dimetabolisme dengan baik dan menimbulkan feses yang berwarna putih. Pada usia 0-6 bulan memang dianjurkan ASI karena ASI memiliki komposisi yang tepat untuk pertumbuhan dan pencernaan bayi. Alangkah baiknya apabila lactogen tersebut diganti dengan ASI.

Namun gangguan hati pun memang belum dapat disingkirkan secara sempurna karena masih dibutuhkan pemeriksaan fisik secara langsung dan pemeriksaan laboratorium. Saran saya, apabila feses putih ini terus berlanjut, maka sebaiknya anda berkonsultasi dengan dokter spesialis anak guna evaluasi lebih dalam. Sekian, semoga membantu. (TRH)

Terima kasih.

(Tim Redaksi Klikdokter)

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar