Sukses

Depresi pada Lansia

20 Oct 2014, 10:00 WIB
Wanita, 25 tahun.
bisakah depresi pada lansia menyebabkan demensia atau demensia pada lansia yang menyebabkan depresi?? jika bisa tolong jelaskan mekanismenya...terimakasih.( perempuan, 25 thn,163 cm,56 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu / Saudari yang terhormat,

Kedua-duanya bisa, tetapi tentu saja lebih pada orang lansia bisa menyebabkan depresi dan bukan depresi yang menyebabkan lansia. Sebab kalau orang yang menderita depresi itu masih muda maka depresinya tidak menyebabkan lansia kecuali mungkin penampilannya seperti orang yang lansia karena dia tidak mengurus dirinya lagi.

Kalau orang sudah lansia maka kemampuan dan kecerdasannya kan menurun selain memorinya juga menurun. Jadi orang lansia itu memorinya menurun tetapi belum tentu dia itu menderita depresi. Sebaliknya ada orang menderita depresi sedangkan dia belumlah lanjut usianya jadi dia memang murni menderita depresi. Pada orang lansia dia menderita depresi dan dia juga sudah lanjut usianya alias lansia.

Depresi pada orang yang belum lansia bisa berdiri sendiri sedangkan depresi pada orang lansia mungkin bisa disebabkan oleh lansianya. Adapun dementia lebih pada persoalan memori. Umumnya kalau sudah lansia memorinya menurun. Kalau memorinya menurun maka banyaklah kejadian-kejadian yang dirasakannya tidak seharusnya
dialaminya, misalnya dia sendirian dirumah, atau die merasa belum makan padahal sudah, tapi dia merasa bahwa keluarganya tidak mengurus atau memperhatikannya lagi.

Hal-hal seperti ini dirasakannya sebagai sesuatu yang menyedihkan, bisa saja dia selalu menangis, nah kadang-kadang kita keliru dan menganggap ini suatu depresi. Jadi bisa dikatakan bahwa depressi itu ada pada setiap gangguan dan kelainan jiwa tinggal tingkatnya saja berbeda-beda. Kemampuan kita untuk mendiagnosa suatu depresi yang murni dan depresi pada lansia ikut mempengaruhi pengobatan yang kita berikan.


Terima kasih,


Dr.Sukardi, SpKJ (K)

    0 Komentar

    Belum ada komentar