Sukses

Cara menghilangkan kerak topi?

20 Oct 2014, 10:00 WIB
Pria, 30 tahun.
Dok bagaimana cara menghilangkan kerak topi pada kepala bayi? Terus bagaimana cara pencegahannya?(laki-laki, 30 thn,165 cm,65 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak/saudara yang terhormat,

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi dari klikdokter.

Kerak topi atau  cradle cap adalah eksem bersisik, krusta (koreng), berminyak, dan lengket pada kulit kepala bayi yang baru lahir.  Cradle cap merupakan salah satu manifestasi dermatitis seboreik tipe infantil (bayi).  Bagian lain yang dapat terkena antara lain adalah belakang telinga, lipatan leher, ketiak dan daerah popok.

Penyebabnya tidak diketahui dengan pasti, tetapi diduga terjadi karena aktivitas kelenjar sebasea (kelenjar minyak) yang berlebihan akibat hormon ibu yang masih berada dalam sirkulasi tubuh bayi. Kelenjar sebasea akan mengeluarkan minyak yang membuat sel-sel kulit lama tetap melekat dengan kulit kepala. Jamur kulit diduga juga berperan dalam perkembangannya.

Cradle cap merupakan keadaan yang umum ditemukan dalam 6 minggu pertama kehidupan. Pada beberapa kasus, kondisi tersebut dapat menghilang perlahan setelah beberapa minggu, namun ada yang menetap 6-9 bulan kemudian bahkan lebih lama.

Pengobatannya adalah menggunakan shampoo bayi. Kepala bayi harus dibasuh dengan lembut secara teratur. Penggunaan baby oil atau mineral oil seperti (minyak kelapa) dapat membantu melembutkan sisik dan koreng sehingga dapat lebih mudah dilepaskan.

Apabila setelah melakukan hal tersebut di atas cradle cap tetap tidak mengalami perbaikan, atau lesinya menyebar ke tempat lain, dapat digunakan shampoo yang mengandung antijamur ketokonazol, selenium sulfida,  tar, asam salisilat, dsb serta krim steroid untuk meredakan gejala peradangannya.

Bagaimanapun, keluhan dermatitis seboreik dapat timbul kembali ketika anak mencapai usia pubertas, mengingat keadaan ini sangat dipengaruhi oleh faktor hormonal. Dermatitis tipe lain (dermatitis atopi) juga dapat menyertai dan berkembang selama beberapa tahun ke depan.

Demikian penjelasan saya. Semoga dapat membantu. (SO)

Terimakasih,

(Tim Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar