Sukses

Sinusitis dan Rinitis Alergi

20 Oct 2014, 10:00 WIB
Pria, 24 tahun.
Bapak Ibu Dokter Yth. kenapa kok saya ingusan terus ya,srag srog aja susah nafas, apalagi kl pas lagi dingin, lagi stress/tegang biasanya idung jadi buntu, terus klokondisi badan lagi capek/mudah bgt mimisan (alhamdulilah sekarang agak berkurang) dulu pernah k dokter tht di RS. Siloam katanya g ada sinus kok, cumn d kasih vit K ama antibiotik aja... tp pileknya ini g sembuh2 ya makasih y dok. sukses selalu( laki-laki, 24 thn,165 cm,68 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak / saudara yang terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan ekonsultasi klikdokter. Kondisi pilek terus menerus yang anda alami disebut dengan rinitis alergi. Rhinitis  alergi menurut WHO ARIA tahun 2001 adalah kelainan pada hidung dengan gejala-gejala bersin-bersin, keluarnya cairan dari hidung, rasa gatal dan tersumbat setelah mukosa hidung terpapar dengan allergen (zat pencetus alergi) yang mekanisme ini diperantarai oleh IgE.

Kemungkinan alergen berdasarkan data yang anda berikan adalah dingin. Kondisi tubuh yang stres, tegang, dan lelah dapat menurunkan daya tahan tubuh sehingga meningkatkan kemungkinan kambuhnya alergi tersebut.

Sinusitis adalah salah satu komplikasi dari rinitis alergi. Sinusitis adalah radang selaput permukaan sinus paranasal, sesuai dengan rongga yang terkena sinusitis. Sinusitis umumnya menyebabkan hidung tersebumbat, nyeri pada wajah, dan mimisan.Karena pencetus dari sinusitis ini adalah rinitis alergi, maka yang perlu diterapi untuk mncegah kambuhnya sinusitis adalah rinitis itu sendiri.

Cara termudah untuk mencegah kambuhnya rinitis adalah menghindari pencetus atau alergen. Apabila kita tidak terpajan dengan alergen, maka kemungkinan rinitis kambuh kembali sangat kecil. Hindarilah alergen anda, seperti dingin. Apabila anda masih terpajan oleh alergen maka kemungkinan keluhan ini akan kambuh terus menerus.

Apabila rinitis memang sedang kambuh, maka diperlukan antihistamin untuk meredakan gejala. Apabila keluhan berlanjut, saya sarankan untuk berkonsultasi secara langsung dengan dokter spesialis THT. Sekian, semoga membantu. (TRH)

Terima kasih.

(Tim Redaksi Klikdokter)

 

 

    0 Komentar

    Belum ada komentar