Sukses

Mual, muntah, dan batuk

20 Oct 2014, 09:57 WIB
Pria, 57 tahun.
Bapak saya sdh 1 bln menderita mual dan muntah setiap makan,disaat yg bersamaan ada batuk juga.Bapak saya susah makan,kurang tidur,dan batuk yg tdk sembuh2 meski sdh diobati.Mohon bantuannya Bapak saya menderita sakit apa mengingat beliau juga punya riwayat darah tinggi.Terima kasih.( laki-laki, 57 thn,167 cm,60 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak / saudara yang terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan ekonsultasi klikdokter. Saya membutuhkan beberapa data tambahan untuk menganalisis apa yang terjadi pada ayah anda :

  • apakah ada keluhan nyeri perut, terutama di ulu hati dan perut kanan atas?
  • apakah ada keluhan kuning di mata dan seluruh badan?
  • apakah BAK ayah anda berwarna kuning keruh seperti teh?
  • apakah BAB ayah anda berwarna putih seperti dempul? atau apa warna BAB ayah anda?
  • apakah memiliki riwayat transfusi darah sebelumnya?
  • apakah memiliki riwayat sakit maag sebelumnya?
  • apakah keluhan batuk tersebut adalah batuk kering atau berdahak? apabila berdahak, apakah warna dahaknya?
  • apakah ada keluhan demam, penurunan berat badan, penurunan nafsu makan, dan berkeringat di kala tidur?
  • apakah ada riwayat flek paru sebelumnya?
  • apakah ayah anda merokok?
  • apakah ada keluhan sesak?
  • apakah memiliki riwayat alergi? (makanan, obat, dingin, debu, bulu binatang,dll)

Saya belum dapat menyimpulkan apa yang terjadi pada ayah anda berdasarkan minimnya data yang anda berikan. Banyak sekali kemungkinan penyakit dengan kelluhan seperti itu, diantaranya adalah gastritis (maag), hepatitis, infeksi saluran cerna, infeksi saluran pernapasan atas, infeksi saluran pernapasan bawah (TBC paru, pneumonia, asma, PPOK, dll).

Dibutuhkan pemeriksaan fisik untuk melihat apakah ada kelainan di saluran pernapasan, paru-paru, dan saluran pencernaan ayah anda. Mungkin juga diperlukan pemeriksaan penunjang seperti laboratorium dan pemeriksaan roentgen dada. Saya sarankan anda membawa ayah anda berkonsultasi ke dokter spesialis penyakit dalam untuk dievaluasi lebih lanjut. Sekian, semoga membantu. (TRH)

Terima kasih.

(Tim Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar