Sukses

Abortus Komplet

20 Oct 2014, 09:57 WIB
Wanita, 26 tahun.
Salam kenal dokter. Kemarin baru saja saya mengalami abortus kompleks saat kehamilan saya berusia +/- 5-6 minggu. saya hanya diberikan obat gastrul untuk membersihkan rahim. Saya mau tanya apakah yang menyebabkan abortus kompleks? (krn sebelumnya saya kepeleset dan jatuh). dan apakah boleh jika saya dan suami langsung merencanakan program untuk kehamilan selanjutnya? kalau blm kira2 kapan waktu yang baik untuk program kehamilan kembali? apakah saya perlu control rahim saya kembali? ( perempuan, 26 thn,160 cm,59 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang terhomat,

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter. Abortus adalah istilah yang digunakan untuk berakhirnya kehamilan sebelum usia 20 minggu kehamilan atau berat bayi kurang dari 500 g (ketika janin belum dapat hidup di luar kandungan. Proses abortus terdiri dari beberapa tahap, yang terakhir adalah abortus komplet (mungkin ini yang ibu maksud). Abortus komplet ditandai dengan pengeluaran lengkap seluruh hasil konsepsi yang diikuti dengan sedikit perdarahan, dan nyeri. Karena itu pada Ibu tidak dilakukan lagi kuretase, melainkan hanya diberikan obat untuk merangsang kontraksi rahim, untuk menghentikan perdarahan dan mengeluarkan sisa jaringan - bila ada.

Penyebab abortus, terbagi menjadi faktor ibu dan faktor janin. Gangguan perkembangan janin karena kelainan kromosom (genetik) merupakan penyebab tersering abortus (60%). Sedangkan faktor ibu termasuk faktor genetik orangtua yang berperan sebagai carrier (pembawa) di dalam kelainan genetik; infeksi pada kehamilan seperti herpes simpleks virus, cytomegalovirus, sifilis, gonorrhea; kelainan hormonal seperti hipertiroid, kencing manis yang tidak terkontrol; kelainan jantung; kelainan bawaan dari rahim, seperti  rahim bikornu (rahim yang bertanduk), rahim yang bersepta (memiliki selaput pembatas di dalamnya)  maupun parut rahim akibat riwayat kuret atau operasi rahim sebelumnya.  Mioma pada rahim juga berkaitan dengan angka kejadian aborsi spontan.

Karena itu, untuk mencegah terjadinya abortus pada kehamilan berikutnya, perlu dicari faktor-faktor risiko seperti yang telah dipaparkan di atas dengan pemeriksaan-pemeriksaan tambahan antara lain pemeriksaan laboratorium darah dan ultrasonografi. Konsultasikanlah kepada dokter Ibu. Program kehamilan berikutnya sebaiknya dimulai setelah faktor-faktor risiko di atas dapat disingkirkan. Selain itu, beberapa hal yang dapat dilakukan dalam persiapan kehamilan adalah:

  • Hindari merokok, obat-obatan terlarang, dan alkohol
  • Hindari juga konsumsi obat-obatan termasuk yang dijual bebas
  • Menurut The Center for Disease Control (CDC), wanita yang berencana untuk hamil dianjurkan mengkonsumsi vitamin B dalam jumlah cukup dan asam folat sebanyak 400 mikrogram/hari agar dapat mengurangi risiko gangguan perkembangan otak embrio
  • Asupan nutrisi yang adekuat, olahraga teratur, dan istirahat yang cukup

Untuk membaca lebih lanjut mengenai abortus, Ibu dapat mengunjungi halaman website kami ini: https://www.klikdokter.com/illness/detail/126. Demikian penjelasan yang dapat saya berikan. Semoga membantu. (PNA)

Terimakasih.


(Tim Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar