Sukses

Kematian Janin

20 Oct 2014, 09:57 WIB
Wanita, 23 tahun.
dok..apa sih yg menyebabkan kematian janin sebelum di lahirkan (meninggal dalam kandungan)?( perempuan, 23 thn,160 cm,75 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu/Saudari yang terhormat,

Terimakasih telah menggunakan layanan e-konsultasi Klikdokter.

Kematian janin dalam kandungan biasanya dibagi menjadi 2 bagian: kematian janin pada triwulan pertama, serta kematian janin pada triwulan dua dan tiga.

Kematian janin pada triwulan pertama yaitu sejak konsepsi sampai minggu ke-13 kehamilan. Masa ini adalah masa yang paling sensitif dalam perkembangan janin, karena itu insiden aborsi pada triwulan pertama ini tinggi. Penyebab paling abortus pada triwulan pertama ini adalah abnormalitas kromosom (30-60%). Kelainan kromosom yang paling sering ditemukan adalah trisomi autosom. Kelainan kromosom tidak hanya dapat mengenai janin, tapi juga plasentanya. Satu penelitian menemukan peningkatan apotosis (proses “bunuh diri” sel) dan penurunan proliferasi sel pada palsenta (ari-ari) yang mengalami kelainan kromosom.

Sebetulnya, kematian janin pada triwulan pertama juga dipengaruhi oleh faktor ibu. Beberapa hal yang berkaitan dengan faktor ibu yang dapat menyebabkan abortus spontan adalah faktor genetik orangtua yang berperan sebagai carrier (pembawa) di dalam kelainan genetik; infeksi pada kehamilan seperti herpes simpleks virus, cytomegalovirus, sifilis, gonorrhea; kelainan hormonal seperti hipertiroid, kencing manis yang tidak terkontrol; kelainan jantung; kelainan bawaan dari rahim, seperti  rahim bikornu (rahim yang bertanduk), rahim yang bersepta (memiliki selaput pembatas di dalamnya)  maupun parut rahim akibat riwayat kuret atau operasi rahim sebelumnya.  Mioma pada rahim juga berkaitan dengan angka kejadian aborsi spontan. Untuk membaca lebih lanjut tentang kematian janin pada triwulan pertama ini, Ibu dapat mengunjungi halaman website kami ini: https://www.klikdokter.com/illness/detail/126.

Sedangkan kematian janin pada triwulan kedua dan ketiga memiliki berbagai macam sebab, atau kombinasi dari sebab-sebab tersebut. Ada penyebab yang akut seperti lepasnya plasenta atau komplikasi tali pusat; penyebab subakut seperti infeksi dan insufisiensi pendarahan rahim dan plasenta; serta penyebab kronis seperti diabetes  gestasional, hipertensi kehamilan (preeklampsia dan eklampsia), atau penolakan imunologis.

Infeksi pada kehamilan berasal dari bakteri yang bermigrasi dari vagina, melalui mulut rahim, ke rongga amnion pada rahim. Infeksi ini pada akhirnya akan menyebabkan kerusakan pada janin, kelahiran kuran bilan, dan pada  beberapa kasus kematian janin dalam rahim. Kematian janin pada trimester ketiga paling sering disebabkan oleh kecelakaan tali pusat, yang dapat membentuk simpul ataupun tertekuk.

Demikian penjelasan yang dapat saya berikan. Semoga membantu. (PNA)

Terimakasih.

(Tim Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar