Sukses

Belum menstruasi setelah melahirkan?

20 Oct 2014, 09:57 WIB
Wanita, 26 tahun.
pagi dok saya baru melahirkan 4,5 bulan yang lalu secara sectio (seccar). kemudian saya nifas selama 40 hari. tapi sampai sekarang saya belum menstruasi? dan saya juga tidak KB tapi suami saya setiap berhubungan selalu memakai kondom. sampai saat ini saya selalu memberikan bayi saya asi. yang jadi pertanyaan saya adalah kenapa sampai 4,5 bulan saya belum menstruasi padahal setelah saya testpack ternyata hasilnya negatif? normalkah kondisi seperti itu? KB yang seperti apa yang cocok untuk saya karena saya punya riwayat kista? terimakasih .( perempuan, 26 thn,150 cm,50 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu / saudari yang terhormat,

Terimakasih atas kepercayaannya. Saya dapat memahami kekhawatiran anda.

Saat menyusui, hisapan bayi menyebabkan perubahan hormonal dimana hipothalamus mengeluarkan Gonadotrophin Releasing Hormone (GnRH) yang menekan pengeluaran Luteinizing Hormone (LH) dan menghambat terjadinya ovulasi (pelepasan sel telur).

Dapat dikatakan bahwa menyusui merupakan salah satu metode kontrasepsi alami yang sangat efektif  bila memenuhi persyaratan sebagai berikut:

 

  • Ibu sama sekali belum pernah mendapat menstruasi sejak melahirkan
  • Bayi berusia < 6 bulan
  • Menyusui setiap 4 jam pada siang hari, dan setiap 6 jam pada malam hari

  • Makanan tambahan hanya diberikan 5-10% dari total

Angka keberhasilan metoda ini dapat mencapai 98-99,5%. Kehamilan terjadi pada 2 per 100 wanita 6 bulan setelah melahirkan, dan 6 per 100 wanita 6-12 bulan setelah melahirkan.

Anda tidak perlu merasa khawatir karena keadaan amenorea atau tidak mendapatkan menstruasi selama menyusui bervariasi setiap individu (antara 3 bulan-2 tahun), dan ini merupakan hal yang normal.

Selama anda menerapkan metode amenorea menyusui (Lactation Amenorrhea Methode/LAM) secara penuh dengan memerhatikan persyaratan tersebut di atas, anda tidak memerlukan metoda kontrasepsi lain. Namun sebagai alternatif, anda dapat memilih kontrasepsi yang tidak mengandung hormon. Beberapa pilihannya antara lain adalah kondom, diafragma, senggama terpututs dan alat kontrasepsi dalam rahim seperti spiral dan IUD. 

Lebih lanjut mengenai kontrasepsi dapat anda baca dengan mengakses URL Link berikut:

http://kehamilan.klikdokter.com/

Rubrik kehamilan dan kandungan kami membahas hal-hal penting seputar masa kehamilan, termasuk  kontrasepsi.

Demikian penjelasan saya. Semoga dapat membantu. (SO)

Terimakasih,

(Tim Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar