Sukses

Serba-Serbi Laparoskopi

20 Oct 2014, 09:57 WIB
Wanita, 25 tahun.
Sore dok. Dok, mohon dijelaskan tentang Laparoskopi (maaf bila salah mengeja) atao LO, apakah itu, dan apa fungsinya, dan kapan harus dilakukan? Terimakasih dok(perempuan, 25 thn,150 cm,58 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

 Ibu/Saudari yang terhormat,

Terima kasih telah menggunakan layanan e-konsultasi klikdokter.

Laparo berasal dari kata Yunani yang berarti perut, sedangkan skopi berarti melihat atau mengamati. Jadi, laparoskopi merupakan suatu prosedur operatif yang dilakukan melalui sayatan-sayatan kecil pada perut untuk melihat isi rongga abdomen (perut) atau panggul dengan menggunakan laparoskop. 

Laparoskop merupakan suatu alat fiber-optic dengan sumber cahaya dan kamera video, dimasukkan melalui pusar. Operator dapat melihat isi rongga melalui monitor pada ruang operasi, dan dapat mengambil serta memilih gambar yang dapat dicetak. Rongga abdomen atau panggul dibuat mengembang dengan memasukkan gas yang dapat diserap, biasanya gas karbondioksida. Dengan cara itu, struktur dalam rongga dapat dilihat dengan jelas dan operator dapat melakukan berbagai macam tindakan dengan leluasa.

Tindakan operasi ini disebut juga operasi yang minimally invasive, karena kecilnya sayatan yang perlu dibuat, sehingga pemulihannya pun lebih cepat. Namun, operasi tetap dilakukan dengan anestesi atau bius umum. 
 

Credit: www.seattleivf.com

Laparoskopi paling sering digunakan dalam operasi pengangkatan kandung empedu. Dalam bidang Kebidanan dan Kandungan, laparoskopi biasanya dilakukan untuk menilai organ-organ dalam rongga panggul seperti uterus (rahim), tuba falopii, ovarium (indung telur), dan dinding uterus. Umumnya prosedur ini dilakukan untuk mengetahui penyebab infertilitas pada wanita, jika semua pemeriksaan lain (laboratorium) telah dilakukan, dan untuk melakukan koreksi pada saat itu juga. Kelainan penyebab infertilitas yang dapat ditemukan adalah:

  • Endometriosis
  • Fibroid uterus
  • Kista indung telur
  • Sumbatan saluran falopii
  • Penyakit inflamasi rongga panggul


Selain itu, laparoskopi juga dapat dilakukan untuk mendeteksi adanya serta menangani kehamilan ektopik (kehamilan di luar rahim), tumor, atau melakukan sterilisasi (pengikatan saluran falopii, pengangkatan rahim).

Demikian penjelasan yang dapat kami berikan. Semoga membantu. (PNA)

Terimakasih.

(Tim Redaksi Klikdokter)
 

    0 Komentar

    Belum ada komentar