Sukses

Oligospermia?
20 Okt 2014, 10:25 WIB
Wanita, 38 tahun.
Dear dokter. sya menikah 2thun blm memiliki anak,sya tinggal dibgor dan bekerja sbgai auditor dijakarta. setiap hr kerja sya pulangpergi jkt-bgor,kadang jga sya tugas keluar kota selama 2 -3mgu. hasil analisasperma sya OLIGOSPERMA, dpt therapy poviron diminum slama 1bln 1tab/hri. istri sdah pernah usg,hsg dan cek torch dan hasilnya normal smua. sudah 8bln setelah therapy poviron tpi istri blm hamil jga. yg ingn sya tanyakn: faktor apa penyebab oligosperma? berapa besar kemungkinan istri sya bsa hamil dgn kondisi oligosperma? apakah rutinitas sya yg padat menjadi faktor utama penyebab oligosperma?karna sya pulag pergi jkt-bgor bru stlah menikah,sebelumnya saya menetap dijakarta dekat kantor sya. 1bln stelah menikah istri sya sempat hamil tpi hanya btahan 2bulan lalu abortus dan dikuret. hasil pemeriksaan sisa jaringan abortus tidak ada tanda2 kegananasan. terimakasih bnyak atas jawaban dokter( perempuan, 38 thn,170 cm,69 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak / saudara yang terhormat,

Terimakasih atas kepercayaan yang anda berikan kepada klikdokter. Saya mengerti anda khawatir terhadap kondisi sperma anda saat ini, mengingat hingga saat ini anda dan istri masih belum dikaruniai seorang buah hati.

Oligospermia merupakan istilah medis yang dipakai untuk menggambarkan keadaan dimana jumlah cairan ejakulat yang dihasilkan sedikit. Istilah ini seringkali dikacaukan oleh oligozoospermia dimana jumlah sperma yang dihasilkan < 20 juta / ml cairan ejakulat. Normalnya jumlah sperma berkisar antara 20 juta / ml hingga 120 juta / ml.

Berkaitan dengan pertanyaan anda, mungkin istilah yang anda maksud adalah oligozoospermia. Jumlah sperma yang dihasilkan dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor yaitu:

- faktor genetik (kromosom)

- suhu tinggi

- kelainan organ reproduksi, saluran kemih dan hormon.

- kurang nutrisi dan vitamin (vitamin C, selenium, zinc, folat)

- kemoterapi, obesitas, merokok, alkohol, logam berat, dsb

- faktor psikologis: stres, panik, depresi

- faktor lingkungan: air yang tercemar

Rutinitas anda yang padat bisa jadi merupakan salah satu faktor yang memengaruhi secara tidak langsung melalui efek psikologinya. Namun masih terdapat faktor lain yang juga perlu digali labih lanjut.

Yang dapat anda lakukan saat ini adalah menghindari faktor-faktor di atas termasuk nutrisi dan pola hidup sehat., tetapi dalam penanganannya tetap memerlukan peran dokter spesialis andrologi. Terapi yang dipilih disesuaikan dengan penyebab, kecuali untuk faktor genetik.

Pada prinsipnya hanya dibutuhkan satu sperma dari banyak sperma yang dihasilkan untuk membuahi sel telur. Dengan jumlah sperma sedikit kemungkinan terjadinya kehamilan tentu menjadi semakin kecil, namun pada beberapa kasus (jarang) ternyata oligospermia masih dapat membuahi sel telur.

Hingga saat ini memang belum ada terapi yang terbukti sangat efektif dalam meningkatkan jumlah sperma, namun obat yang anda konsumsi saat ini mengandung hormon androgen yang diyakini dapat membantu meningkatkan jumlah dan kualitas sperma. Frekuensi hubungan seksual yang ideal juga perlu diperhatikan untuk meningkatkan kemungkinan tersebut. Disarankan anda dan istri dapat melakukan hubungan seksual 2-3x / minggu. Sebagai alternatif, dapat dipertimbangkan untuk mengikuti  program IVF (In Vitro Fertilization) atau ICSI (intracytoplasmic sperm injection). 

Demikian penjelasan yang dapat saya berikan. Saya doakan semoga anda dan istri cepat dapat momongan. Amin. (SO)

Terimakasih,

(Tim Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar