Sukses

Tentang varikokel

20 Oct 2014, 09:33 WIB
Pria, 31 tahun.
Dear Dokter, Saya divonis oleh dr androlog saya mempunyai varikokel. Lalu dokter tsb menyarankan saya untuk diopersi supaya sperma membaik. saya mau tanya dok, operasi ini berbahaya tidak? trus apakah pembuluh darah nya dibuang atau diblock? Lalu kalo dibuang apakah tidak menghambat darah keluar masuk? trus apakah nantinya akan ada penurunan fungsi seksual? mohon jawabannya dok. trims( laki-laki, 31 thn,170 cm,68 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak / Saudara yang terhormat,

Varikokel adalah pelebaran pembuluh darah vena pada skrotum (buah zakar). Jadi hanya diderita oleh laki-laki. Umumnya varikokel mengenai skrotum yang sebelah kiri karena bentuk anatomisnya. Namun sekitar 40% mengalaminya bilateral (kedua skrotum). Pasien biasanya datang ke dokter dengan keluhan infertilitas (mandul). Dapat  terlihat adanya pembengkakan pada skrotum dan rasa nyeri serta rasa berat. Jika dipegang, dapat terasa seperti kita memegang kantung yang berisi banyak cacing. Efek yang ditimbulkan terhadap kemandulan masih banyak teorinya.

Tidak semua varikokel membutuhkan operasi, yang memerlukan operasi adalah :
1. Jika varikokel tersebut dapat teraba (sudah cukup besar)
2. Jika suami dan istri terbukti ada infertilitas
3. Jika istrinya subur
4. Jika hasil tes sperma pada laki-laki membuktikan adanya gangguan

Mengenai operasi ini berbahaya atau tidak, semua tindakan pasti memiliki efek samping dan kemungkinan komplikasi. Komplikasi post-operasi yang sering didapatkan adalah :

  • Luka operasi yang terinfeksi
  • Hematoma (perdarahan yang berkumpul di bawah kulit)
  • Hidrokel (pengumpulan cairan di testis) pada 2-5% pasien
  • Kekambuhan varikokel kembali sekitar 10%
  • Perlukaan pada pembuluh darah arteri testis sekitar 0.9%
  • Atropi testis (pengecilan ukuran testis) sekitar 5%

Jadi menurut penelitian, komplikasi yang dapat terjadi setelah tindakan operasi pada varikokel tergolong kecil.

Pendekatan operasi varikokel terbagi atas 3, inguinal (lipat paha), retroperitoneal (abdomen/perut), dan subinguinal (dibawah lipat paha). Operasi varikokel dilakukan dengan cara mengikat daerah pembuluh darah vena yang mengalami pembesaran dan menyebabkan gangguan, setelah preservasi atau melindungi saluran sperma dan pembuluh darah arteri (agar tidak ikut terikat). Jangan khawatir akan menghambat darah keluar masuk karena vena di daerah tersebut bukan hanya 1, ada juga vena kolateral yang mendampingi vena utama.

Operasi varikokel tidak akan mengurangi fungsi seksual maupun libido karena yang diikat hanyalah bagian pembuluh vena saja. Ejakulasi akan lancar terjadi karena saluran sperma tetap paten, begitu juga dengan fungsi seksual.

Sekian jawaban dari saya, semoga bermanfaat. (TRH)

Terima kasih.

(Tim Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar