Sukses

Suka menyakiti diri sendiri

20 Oct 2014, 09:33 WIB
Wanita, 24 tahun.
Dok, masalah ini sebenarnya dialami oleh ibu saya. Beliau saat ini berusia 44 tahun. Beliau ini mempunyai kebiasaan buruk, yaitu suka menyakiti dirinya sendiri. Kalau beliau marah, sakit hati atau depresi selalu menyakiti dirinya sendiri, seperti : memukul-mukul kepala, memukul dada, menusuk-nusuk badannya dengan bolpoint, intinya menyakiti diri. Dan biasanya setelah itu diikuti dengan muntah darah. Bahkan beberapa bulan lalu harus dilarikan ke RS karena muntah darah sampai badannya membiru. Menurut cerita para tetangga (saya sedang kerja), beliau sedang ada masalah dengan salah seorang tetangga saya, setelah itu beliau memukul dadanya sendiri. Ternyata setelah diperiksa oleh dokter tulang dadanya ada yang patah. Saya sangat khawatir dengan kondisinya yang seperti itu. Karena hal tersebut selalu terjadi kalau emosinya sedang tidak stabil. Saya takut hal ini akan membahayakan keselamatannya. Lantas bagaimana caranya menghilangkan kebiasaan tsb?( perempuan, 24 thn,150 cm,149 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu / Saudari yang terhormat,

Gangguan yang dialami oleh ibu anda apakah sudah lama terjadi atau baru-baru ini saja? Dan apakah ada suatu peristiwa yang mengguncangkan sebelum terjadinya kebiasaan seperti ini (misalnya kematian saudara dekat)?

Manifestasi tindakan dengan menyakiti dirinya sendiri adalah suatu manifestasi pelarian dari masalah sebenarnya, bisa depresi, kemarahan yang tidak dapat dikontrol, dan lainnya. Hal ini bukanlah suatu kebiasaan namun ini merupakan gangguan yang apabila tidak ditangani dengan benar dapat berbahaya. Bahaya yang dimaksud disini adalah ditakutkan nyawa ibu anda terancam karena perilakunya yang suka menyakiti diri sendiri.

Faktor pencetus mengapa ibu anda melakukan hal ini harus digali dan dicari. Berawal dari akar masalahnyalah kita akan menyelesaikan gangguan ini. Saya menyarankan Anda membawa ibu Anda berkonsultasi ke psikolog atau psikiater untuk dievaluasi lebih lanjut. sekian, semoga membantu. (TRH)

Terima kasih.

(Tim Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar