Sukses

Lama tidak haid

20 Oct 2014, 09:36 WIB
Wanita, 28 tahun.
Kenapa menstruasi saya tidak berjalan normal setelah menikah, saya telah menikah selama 4 tahun jadi saya tidak mendapat haid selama hampir 3 tahun di tahun 2007 saya berobat ke dokter kandungan dan di beri obat tapi setelah saya tidak berobat dan minum obat saya tidak mendapat menstruasi seperti yang normal tiap bulannya, apa yang terjadi pada kandungan saya ? apa saya mengalami menopouse dini atau kemandulan ?? atau ada penyakit lain yang menyebabbkan saya tidak mendapat menstruasi dalam jangka waktu yang lama ? terima kasih.( perempuan, 28 thn,155 cm,53 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu / Saudari yang Terhormat,

Terimakasih telah mempercayakan masalah anda pada klikdokter. Saya mengerti kekhawatiran andamengenai gangguan haid yang anda alami selama tiga tahun terakhir. Sebelum menjawab pertanyaan anda, saya ingin melakukan konfirmasi:

- "Pada usia berapa anda pertama kali mengalami haid?"
- "Bagaimana siklus haid anda selama ini?"
- "Pemeriksaan apa sajakah yang telah anda lakukan?"
- "Apa yang dikatakan dokter kebidanan dan kandungan anda mengenai kondisi
   anda selama ini?"

Anda mengatakan bahwa anda sama sekali tidak mengalami haid selama tiga tahun terakhir, padahal sebelumnya siklus haid anda normal. Keadaan ini dalam bahasa kedokteran disebut sebagai amenorea sekunder, yaitu tidak terjadinya haid minimal selama 3-6 siklus setelah sebelumnya mendapatkan siklus haid. Penyebab terbanyak dari amenorea sekunder adalah:

- kehamilan
- menyusui
- metode kontrasepsi
- stres dan depresi
- kurang nutrisi
- penurunan berat badan berlebihan
- olahraga berlebihan
- obesitas
- gangguan hipotalamus dan hipofisis
- gangguan kandung telur
- obat-obatan tertentu
- penyakit kronik
- sindrom Asherman
- dsb

Untuk memastikan penyebabnya, perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut mengenai berbagai kemungkinannya. Pemeriksaan yang umum dilakukan adalah kadar hormon tiroid dan kadar hormon prolaktin. Bila kadar keduanya masih normal, dapat dilakukan terapi hormon. Kemungkinan obat yang diberikan oleh dokter anda saat itu berupa hormon yang dapat membantu mengatur siklus haid anda. Namun perlu dilakukan evaluasi kembali selesai pengobatan. Apakah anda telah melakukannya?

Masih terlalu cepat menentukan penyebab amenorea pada anda. Idealnya diperlukan evaluasi dan pemeriksaan lebih lanjut berupa pemeriksaan kadar FSH, radiologi organ reproduksi dengan kontras, histeroskopi, hingga MRI. Bila kadar FSH > 30-40 MIU/ml dengan kadar estrogen rendah (< 20-30 pg/ml), baru dapat dipikirkan kemungkinan menopause dini.

Terapi untuk amenorea sekunder sangat bergantung pada penyebabnya. Saran saya sebaiknya anda segera mengunjungi dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk konsultasi lebih lanjut. Terapi yang optimal baru dapat dilakukan setelah diketahui penyebabnya.

Demikian penjelasan saya. Semoga dapat membantu. (SO)

Terima Kasih

(Tim Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar