Sukses

Komplikasi diabetes

20 Oct 2014, 09:30 WIB
Wanita, 0 tahun.
ibu saya usia 54 thn diabetes sdh 30thn, skrg sdg dlm perawatan di rs, krn gula darah yg tinggi antara 230 - 380 serta komplikasi paru-paru. Kondisi ini juga menimbulkan rasa mual dan muntah shg mknan yg masuk sgt sdkt dan akhirnya kami rawat di rs dgn bantuan infus..selain itu juga mengakibatkan bilirubin tinggi (kulit kuning) tp hasil USG hepar tidak ada masalah. diagnosa baru menunjukkan ada penebalan di lambung mgkn karena keracunan obt..Yang ingin saya tanyakan pengobatan apa yg harus dilakukan saat ini..apakah kontrol gula darahnya(sdh menggunanakan insulin novorapid 3x & lantus 1 x sblm tidur), pengobatan paru-parunnya, atau mual dan muntahnya..obt paru menimbulkan dahak yg terus keluar dan radang tenggorakan (susah nelan). Mohon bantuannya..Saat ini ditangani oleh dokter sp paru & dokter sp penyakit dalam. terima kasih. (Pria, 29 thn, 160 cm, 49 kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak / Saudara yang Terhormat,

Dasar dari penyakit yang diderita oleh Ibu Anda adalah diabetes. Komplikasi dari diabetes dapat terjadi di berbagai organ seperti ginjal, jantung, mata, hati, dll. Saat ini kondisi yang harus segera ditangani adalah mual dan muntahnya yang mengakibatkan makanan tidak dapat masuk. Umumnya ini diatasi dengan obat-obatan pereda rasa mual dan dikuti dengan terapi insulin sebagai pengendali dari kadar gula darah. Tentu saja hal inilah yang menyebabkan Ibu Anda masuk RS akibat dari intake atau asupan kurang.

Penyakit paru-paru Ibu Anda juga sebaiknya segera ditangani. Maksud saya adalah penanganan Ibu Anda tidak boleh terkotak-kotak, ditangani mual dulu lalu baru diabetesnya, lalu baru paru-parunya. Penanganan untuk Ibu Anda dilakukan sekaligus karena ini adalah terapi holistik yang melibatkan seluruh organ dengan dasar penyakit diabetes.

Ibu Anda sudah ditangani oleh ahlinya yaitu dokter penyakit dalam dan spesialis paru. Sebaiknya Anda mengikuti saran dari mereka dan jangan ragu bertanya apabila ada terapi atau tindakan yang kurang jelas yang diberikan oleh dokter tersebut. Sekian jawaban dari saya, semoga membantu. (TRH)

Terima Kasih

(Tim Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar