Sukses

Makanan padat untuk bayi

20 Oct 2014, 09:30 WIB
Wanita, 23 tahun.
Dok, saya mempunyai putri yang baru berusia 40 hari. Dia lahir dengan berat badan rendah, yaitu 2.200 gram, panjang : 47 cm. ASI saya tidak keluar sehingga dia minum susu formula. Kebiasaan di keluarga dan lingkungan saya, bayi diberi makanan tambahan berupa nasi tim + pisang yang dihaluskan, meskipun usianya kurang dari 1 bulan. Termasuk bayi saya, sejak umur 24 hari. Dari pemberian makanan tambahan tersebut berat badan bayi saya bertambah lebih banyak daripada minum susu formula saja. (BB skrg blm tahu, belum timbang). Dia sangat lahap makannya, bahkan frekuensinya lebih sering, dari 2x sehari menjadi 3x sehari. Tapi masalahnya, sejak umur 36 hari saat dia BAB-nya ada darahnya. Fesesnya biasa, tidak keras, tidak juga encer. Pertanyaan saya adalah: 1. Apakah ini efek dari makanan tambahan tersebut, mengingat lambungnya masih belum bisa bekerja optimal?soalnya selain frekuensi, jumlahnya pun semakin banyak. klo kurang dia nangis. 2. Klo bukan dari masalah makanan apakah penyebabnya?dan apa yang harus saya lakukan. Saya takut menanyakan langsung ke dokter, takut dimarahi karena memberikan makanan tambahan pada bayi saya yang masih belum 6 bulan. Saya tunggu jawabannya. Trima kasih( perempuan, 23 thn,150 cm,47 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu / Saudari yang terhormat,

Sebenarnya Ibu sudah tahu kalau memberi makanan padat pada bayi di bawah usia 6 bulan dapat berbahaya karena saluran pencernaannya yang belum sempurna, terlebih lagi bayi Ibu memiliki berat badan yang rendah, lalu mengapa masih dilakukan?

WHO menganjurkan untuk memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan karena ASI merupakan makanan dengan nutrisi terbaik. Apabila Ibu sudah mengetahui yang terbaik maka seharusnya Ibu tetap mempertahankan hal tersebut meskipun kebiasaan di keluarga Anda adalah memberikan makanan padat di usia dini. Pemberian pengertian dari Ibu untuk keluarga sangat dibutuhkan.

Sangat besar  kemungkinan bahwa penyebab darah pada bayi Ibu dikarenakan makanan padat yang diperkenalkan sebelum waktunya. Efek berbahaya lain dari makanan padat sebelum waktunya adalah terjadi invaginasi yaitu usus masuk ke dalam usus lain dengan gejala BAB lendir dan berdarah, dengan nyeri perut yang menyebabkan anak menjadi gelisah dan sering menangis. Invaginasi berbahaya bagi bayi dan apabila terjadi harus segera dilakukan tindakan operasi.

Saya sangat menyarankan agar Ibu segera menghentikan pemberian makanan padat dan segera berkonsultasi dengan dokter spesialis anak. Jangan ditunda lagi karena hal tersebut berbahaya bagi bayi Ibu. Tidak usah takut dimarahi karena toh ini untuk kesehatan bayi Ibu sendiri. Sekian,semoga membantu. (TRH)
 

Terima kasih.

(Tim Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar