Sukses

Stomatitis Aftosa Rekuren

20 Oct 2014, 09:30 WIB
Wanita, 0 tahun.
halo dokter, saya memiliki masalah dengan sariawan. sudah sekitar 1 tahun ini saya selalu sariawan dan tumbuh banyak. setiap yang lama sembuh / hampir sembuh,akan muncul yang baru di tempat yang berbeda.misal dilidah tengah, akn muncul yang baru di lidah samping kiri. saya belum sempat ke dokter. dulu juga saya sering sariawan. tetapi tidak terus menerus. setelah saya menikah dan punya anak, sariawan ini tidak kunjung sembuh.saya menikah bulan januari 2007. anak pertama saya lahir tgl 15 desember 2007. sariawan saya sempat hilang sendiri ketika hamil 4 bulan. kemudian mulai muncul lagi setelah melahirkan 4 bulan (usia bayi 4 bulan). dan sampai sekarang selalu sembuh dan tumbuh yang baru (seperti jamur ya). saya setelah menikah dan punya bayi, pola tidur saya berkurang. sewaktu gadis saya tidur jam 22.00 dan bangun jam 05.00..setelah menikah dan punya bayi, saya tidur malam sekitar jam 24.00 dan bangun jam 05.00.. dokter saya sangat mengharapkan penjelasannya..terima kasih (Wanita, 29 thn, 155 cm, 43 kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu / Saudari yang Terhormat,

Bila berpegang pada riwayat yang ibu jabarkan, dapat diasumsikan bahwa Ibu memang menderita Stomatitis Aftosa Rekuren (SAR) atau yang biasa dikenal sebagai sariawan. Disebut rekuren karena kondisi ini memang hilang timbul, namun biasanya kemunculannya dikaitkan dengan faktor-faktor pemicu. Ada beberapa hal yang dapat memicu timbulnya SAR, dan kemunculannya erat kaitannya dengan kondisi psikologis (stress), kekebalan tubuh, dan status gizi, dan hormon.

  • Bagaimana pola menstruasi Ibu, lancar/tidak?
  • Apakah sariawan timbul saat mens, atau berdekatan dengan siklus mens?

Bila jawabannya iya, faktor hormonal Ibu berperan penting dalam timbulnya sariawan. Yang dapat Ibu lakukan adalah perbaiki kondisi kesehatan dan kebersihan gigi dan mulut. Sikat gigi secara menyeluruh, dan jangan hanya gigi saja tapi seluruh bagian rongga mulut termasuk lidah dan dinding rongga mulut dengan pasta gigi berfluoride. Kumur-kumur dengan air garam, dengan melarutkan sesendok garam dalam segelas air putih hangat, lakukan setelah menyikat gigi. Kondisi psikologis sangat mempengaruhi keseimbangan hormonal, maka itu hindari stress yang berlebihan, dan jaga pola makan dan tidur Anda.

Saya tetap menganjurkan Anda untuk mengunjungi dokter gigi untuk mendapatkan pemeriksaan secara menyeluruh agar diagnosa dapat ditegakkan dengan lebih pasti. Demikian penjelasan dan saran saya.

Terima Kasih

drg. Martha Mozartha

    0 Komentar

    Belum ada komentar