Sukses

DHA untuk bayi

20 Oct 2014, 09:30 WIB
Wanita, 0 tahun.
dok, adakah makanan pengganti untuk konsumsi DHA pada bayi? tks ya dok (Wanita, 28 thn, 160 cm, 48 kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu / Saudari yang Terhormat,

Untuk bayi, Ibu tidak usah pusing-pusing, sumber utama dari DHA adalah Air Susu Ibu. Karena itulah dianjurkan untuk ASI eksklusif selama 6 bulan. Orang dewasa mendapatkan sumber DHA dari ikan, minyak ikan, daging, dan kuning telur. Tubuh manusia juga dapat mensintesis DHA dari asam lemak omega 3 seperti yang banyak terdapat di kacang, minyak canola, dan makanan lain.

Beberapa studi menunjukkan bahwa DHA aman untuk dikonsumsi, beberapa bahkan menunjukkan manfaatnya terhadap fungsi penglihatan dan/atau perkembangan perilaku dan kognitif anak. Namun masih terdapat beberapa studi yang tidak menunjukkan manfaat, bahkan dapat timbul efek samping berupa muntah dan diare. Penambahan DHA pada susu formula telah disetujui oleh Food and Drug Association (FDA) namun American Academy of Paediatrics belum merekomendasikannya.

Tingkat konsumsi Docosahexanoic Acid (DHA) yang berlebihan akan membahayakan metabolisme tubuh sebab tubuh terpaksa dibebani pekerjaan yang lebih berat untuk mengeluarkan asam lemak esensial tersebut. Hasil penelitian yang dilaksanakan di Australia, Amerika Serikat maupun Eropa, bahwa di tiga kawasan negara maju ini, belum dihasilkan efektifitas dari penambahan DHA dalam produk susu maupun makanan bayi dan anak-anak termasuk untuk ibu hamil. Jadi belum ada anjuran untuk menambahkan unsur asam linoleat dan asam linolenat itu ke dalam susu.  Semoga dapat menambah khasanah pengetahuan Ibu mengenai DHA. (TRH)

Terima Kasih

(Tim Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar