Sukses

Sulit belajar pada anak

20 Oct 2014, 09:30 WIB
Wanita, 0 tahun.
Selamat Pagi dok, saya mempunyai seorang putra berumur 5 tahun. Sekarang sudah masuk TK A. Anak saya tipenya pemalas, keinginannya untuk bisa tidak ada. Jadi setiap kali di ajari menghafal angka ataupun huruf dia selalu tidak mau. Anaknya pelupa, baru di ajari beberapa menit ketika di tanya di bakalan bingung tidak bisa menjawab. Misalnya saja ketika saya mengajarkan tentang angka 1 sampai 10 kalau menghitung berurutan dia bisa menyebutkan tapi ketika angka2 itu di acak dan di suruh menunjukan yang mana angka 2 dia tidak bisa. padahal baru saja di ajarkan. Saya bukan seorang ibu yang bisa bersabar, setiap kali di ajari dia selalu begitu dan tingkahnya membuat saya selalu marah. Jadi setiap mengajari dia selalu dengan marah2. Yang ingin saya tanyakan apakah wajar anak seusia dia suka lupa? Dan bagaimana cara mengajari anak yang sifatnya seperti anak saya ini.Saya sebenarnya agak takut kalau terlalu sering mamarahi dia pada saat belajar, takut dia jadi trauma. Tapi saya juga sulit untuk tidak marah2. Saya harap saya di beri petunjuk soal bagaimana cara mengajari anak yang benar agar dia cepat mengerti dan tidak lupa. Jawaban dari Dokter sangat saya nantikan. Atas perhtiannya saya ucapkan banyak etrima kasih. (Wanita, 24 thn, 155 cm, 52 kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu / Saudari yang Terhormat,

Berdasarkan data yang Ibu berikan pada kami, saya melihat terdapat beberapa permasalahan di kasus ini. Kita bahas satu-satu. Pertama adalah anak Ibu, menurut cerita, anak Ibu memang mampu menghitung apabila huruf diurutkan namun tidak dapat melakukannya apabila huruf diacak. Dalam kasus ini memang anak Ibu memerlukan lebih banyak perhatian dan pengulangan di dalam pembelajaran. Yang kedua, Ibu di dalam situasi ini juga memerlukan tenaga dan kesabaran ekstra untuk mengajari.

Permasalahan berikutnya, mungkin saja memang anak Ibu trauma karena Ibu selalu marah ketika mengajari dia. Apabila anak Ibu tidak bisa dan kemudian Ibu langsung marah maka yang akan diingat anak Ibu adalah amarah dari Ibu, dan bukan pelajarannya. 'trauma' memang mungkin terjadi pada anak, dalam kasus ini adalah anak Ibu dapat mengalami trauma atau merasa malas untuk belajar karena dia merasa akan selalu dimarahi bila tidak bisa melakukan apa yang Ibu inginkan. Cara mengajarkan anak seperti ini adalah diberikan pengulangan yang sering terhadap pelajaran yang dia kurang mampu, tentu saja jangan disertai amarah. Untuk lebih merangsangnya Ibu dapat memberikan reward dan pujian apabila anak bisa melakukan dengan baik pelajaran menghitungnya, dan memberikan punishment yang mendidik apabila tidak bisa (misal menambah waktu belajar). Jangan dipaksakan dan jangan selalu dimarahi.

Apabila anak ternyata memang kurang konsentrasi dan tidak mampu melakukan pembelajarannya dengan baik, apalagi bila memang ada keterlambatan yang lain, maka Ibu dapat membawanya ke klinik tumbuh kembang di rumah sakit besar untuk evaluasi lebih lanjut. Sekian jawaban dari saya, semoga membantu. (TRH)

Terima Kasih

(Tim Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar