Sukses

Siklus haid anovulatorik

20 Oct 2014, 10:50 WIB
Wanita, 0 tahun.
dok, siklus men saya hampir rutin 45 hari, apakah itu kategori olilatory? atau indung telur tidak menghasilkan sel telur? , APAKAH BERBAHAYA kalau siklus 45 hari kapan masa subur saya, mohon jawaban nya (Wanita, 25 thn, 158 cm, 50 kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu / Saudari yang Terhormat,

Saya mengerti kekhawatiran Anda akan siklus haid Anda yang terbilang panjang. Siklus haid normal pada umumnya berkisar antara 21-35 hari. Pada beberapa keadaan, interval haid bisa menjadi lebih cepat, bahkan melebihi 35 hari - seperti yang terjadi pada Anda. Keadaan ini umumnya disebut sebagai siklus haid anovulatorik.

Secara definisi, siklus haid anovulatorik adalah siklus haid yang terjadi tanpa adanya proses ovulasi (pelepasan sel telur dari kandung telur). Masa subur mulai dihitung sejak terjadinya ovulasi (pelepasan sel telur dari  kandung telur) yang umumnya terjadi pada hari ke-14 setelah haid hari pertama. Pada siklus haid anovulatorik, ovulasi tidak terjadi, sehingga masa subur akan sangat sulit atau bahkan tidak dapat ditentukan. Keadaan ini bisa terjadi dengan bermacam penyebab, diantaranya:

- obesitas
- berat badan rendah (anoreksia atau bulimia) dan malnutrisi
- prosedur mengikat saluran telur (misal: pada salah satu metode KB)
- mendekati masa menopause
- stres hebat dan kepanikan
- kegagalan kandung telur
- aktivitas berlebihan
- obat-obatan antidepresi tertentu
- hipotiroid dan insufisiensi kelenjar adrenal
- obat penurun tekanan darah
- polusi, pestisida, racun
- ketidakseimbangan hormonal
- sering bepergian jauh
- dsb

Bila tidak ditangani dengan segera dan optimal, tentu dapat mendatangkan beberapa keadaan lanjut yang tidak diinginkan, yaitu:

- kekurangan darah
- tulang keropos (osteoporosis) akibat ketidakseimbangan hormon estrogen, dan
- kanker dinding rahim.

Dengan tidak adanya sel telur, tentunya juga akan sulit untuk mendapatkan keturunan.

Adalah sangat penting untuk mengetahui penyebab keluhan Anda, sehingga dapat segera dilakukan tatalaksana yang sesuai dan optimal. Dari penjelasan di atas, dapat diketahui bahwa gaya hidup seperti nutrisi, stres, olahraga dapat mempengaruhi timbulnya keadaan ini. Dengan melakukan olahraga yang cukup dan teratur, disertai nutrisi yang seimbang diharapkan dapat membantu mengatasi keadaan ini.

Namun Saya sarankan sebaiknya Anda segera mengunjungi dokter spesialis kebidanan dan kandungan untuk konsultasi lebih lanjut. Anda mungkin akan diberikan pengobatan yang dapat membantu pelepasan sel telur dari kandung telur (ovulasi). Obat-obatan kontrasepsi juga dapat digunakan untuk mengatur siklus haid Anda. Demikian penjelasan Saya. Semoga dapat membantu. (SO)

Terima Kasih

(Tim Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar