Sukses

Kanker payudara dan insulin

20 Oct 2014, 09:30 WIB
Wanita, 28 tahun.
Pagi Dok...saya mau tanya apakah benar kalo kita sering pake BRA yg terlalu ketat apalagi ketika sedang tidur malam bisa menyebabkan kanker payudara trus apa itu suntikan insulin dok dan apa ada efek sampingnya...makasih atas jawaban dokter.( perempuan, 28 thn,158 cm,48 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu / Saudari yang terhormat,

Terimakasih telah menggunakan fasilitas e-konsultasi dari klikdokter. Saya akan menjawab pertanyaan Anda satu demi satu.

1. KANKER PAYUDARA

Terdapat beberapa faktor risiko terjadinya kanker payudara, yaitu:

Yang Tidak Dapat Diperbaiki

• usia ( > 65 tahun)
• riwayat keluarga dengan kanker payudara
• mengalami kehamilan pertama pada usia > 30 tahun
• tidak pernah hamil cukup bulan
• pertama kali mendapat haid pada usia sangat muda dan/atau masa menopause terlambat
• mutasi genetik kanker payudara
• kelainan payudara tertentu, seperti hiperplasia atipik atau karsinoma in situ lobular
• jaringan payudara padat
• densitas tulang tinggi (post menopause)
• riwayat radiasi tinggi pada dada

Yang Dapat Diperbaiki

- obesitas

- penggunaan hormon eksogen (terapi pengganti hormon atau kontrasepsi jangka panjang)

- konsumsi alkohol

- merokok

- pola makan (tinggi lemak)

- aktivitas fisik rendah

Tidak ada sumber yang menyebutkan bahwa penggunaan pakaian dalam yang terlalu ketat dapat menyebabkan terjadinya kanker payudara. Namun keadaan ini dapat menyebabkan infeksi pada daerah kulit yang terkena pakaian dalam tersebut akibat kondisinya yang lembab dan merupakan media baik pertumbuhan kuman.

2. SUNTIK INSULIN

Insulin adalah suatu hormon yang merubah gula darah menjadi gula otot / gula cadangan. Kekurangan hormon insulin dapat menyebabkan suatu keadaan yang disebut kencing manis (diabetes melitus / DM). Terapinya bertahap mulai dari pengetahuan mengenai DM, pola makan, olahraga, hingga penggunaan obat-obatan  (termasuk di dalamnya adalah obat antidiabetes oral dan  / atau suntik insulin). 

Efek samping tersering dari pengobatan diabetes dengan insulin adalah hipoglikemia akibat penurunan gula darah yang drastis. Gejalanya termasuk kebingungan, mual, lapar, kelelahan, berkeringat, sakit kepala, berdebar, baal di sekitar mulut, gemetar, kelemahan otot, pandangan kabur, tubuh dingin, menguap berulang, mudah tersinggung, dan kehilangan kesadaran. Efek samping lain berupa reaksi kulit (kemerahan, bengkak, gatal pada tempat suntikan, alergi), perubahan distribusi lemak tubuh, retensi air dan pembengkakan tubuh.

Mengingat bahaya dari efek samping yang ditimbulkan, terapi insulin sebaiknya dilakukan dalam pengawasan dokter spesialis penyakit dalam, khususnya bagian endokrin, metabolik dan diabetes. Demikian penjelasan Saya. Semoga dapat dipahami. (SO)

Terima Kasih,

(Tim Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar