Sukses

Infertilitas pada Hidrosalphing

20 Oct 2014, 09:33 WIB
Wanita, 40 tahun.
Dokter yth : Saya telah menikah 7 th, namun sampai sekarang (usia 40 th) blm juga ada tanda kehamilan. Upaya yang telah kami lakukan : HSG, USG, tiup rahim 3 x, laparaskopi 2 x, inseminasi 8 x. Hasil analisa sperma suami baik. Pada tgl 18 Agst 2008 atas saran dokter HSG diulang dan hasilnya : Tuba kanan dan kiri non patent; Hydrosalphing dextra dan sinistra; Uterus tak tampak kelainan. Saya ingin menanyakan, dengan hasil spt di atas, apakah saya dapat hamil ? Biasanya dengan kondisi spt saya ini alternatif tindakan apa yang dapat dilakukan (selain bayi tabung) agar kehamilan dapat diperoleh ? Apakah ada obat untuk mengatasi nya ? Atas masukan dokter saya ucapkan banyak terima kasih. ( perempuan, 40 thn,158 cm,68 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu / Saudari yang terhormat,

Kondisi yang Ibu alami saat ini memang kondisi yang cukup sulit. Hasil pemeriksaan HSG Ibu menunjukkan adanya sumbatan pada saluran tuba yang mengakibatkan sulitnya terjadi pembuahan antara sel sperma dan sel telur (pembuahan terjadi di saluran tuba). Sumbatan ini dapat disebabkan oleh infeksi diantaranya penyakit radang panggul, infeksi menular seksual, tuberkulosis, atau riwayat endometriosis sebelumnya. Sayang Ibu tidak menyebutkan Ibu ada riwayat masalah reproduksi apa sebelumnya mengingat Ibu sudah diperiksa dan dilakukan tindakan 'membenahi' saluran reproduksi berkali-kali.

Dasar pemeriksaan infertilitas adalah kemampuan seorang wanita berovulasi (menghasilkan sel telur),   kesehatan saluran reproduksi, dan sel sperma yang sehat.  Jika Ibu dapat menghasilkan sel telur yang baik, sel sperma pasangan sehat, rahim baik, maka masalah hanya di tuba. Namun perlu diingat bahwa kemampuan bereproduksi menurun seiring dengan pertambahan usia. Kesuburan pada wanita menurun setelah berusia 35 tahun. Tidak ada obat yang dapat membuka saluran tuba. Tuba yang tersumbat dapat dilakukan rekonstruksi melalui operasi namun diindikasikan bagi wanita yang berusia 39 tahun ke bawah. Menurut penelitian, hanya 14,3% wanita di atas usia 40 tahun yang  dapat melahirkan anak hidup setelah melakukan prosedur rekonstruksi tuba.

Karena usia Ibu sekarang tidak dimungkinkan untuk melakukan rekonstruksi saluran tuba, kemungkinan terakhir adalah bayi tabung. Namun mengingat usia Ibu juga, kemungkinan berhasil juga tidak terlalu besar. Apabila memang sulit untuk memiliki anak, mungkin tIbu dan pasangan dapat mempertimbangkan untuk mengangkat anak sebagai salah satu alternatif untuk memiliki keturunan. Sekian jawaban dari saya, semoga membantu. (TRH)

Terima kasih.

(Tim Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar