Sukses

Hipermetropia

20 Oct 2014, 09:29 WIB
Wanita, 0 tahun.
saya harus menjauhkan bacaan agar dapat membacanya. apakah bisa disembuhkan? (Pria, 34 thn, 168 cm, 45 kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Bapak / Saudara yang Terhormat,

Anda mengalami suatu kelainan refraksi pada mata yang disebut dengan hipermetropia. Hipermetropia atau rabun dekat adalah keadaan mata yang tidak berakomodasi memfokuskan bayangan di belakang retina. Pasien dengan hipermetropia mendapat kesukaran untuk melihat dekat akibat sukarnya berakomodasi. Keluhan akan bertambah dengan bertambahnya umur yang diakibatkan melemahnya otot siliar untuk akomodasi dan berkurangnya kekenyalan lensa. Hipermetropia disebabkan oleh genetik atau kelainan mata seperti glaukoma dan ambliopia.

Pasien muda dengan hipermetropia tidak akan memberikan keluhan karena matanya masih mampu melakukan akomodasi kuat untuk melihat benda dengan jelas. Pada pasien yang banyak membaca atau mempergunakan matanya, terutama pada usia yang telah lanjut akan memberikan keluhan kelelahan setelah membaca. Keluhan tersebut berupa sakit kepala, mata terasa pedas dan tertekan.

Mata dengan hipermetropia akan memerlukan lensa cembung atau konveks untuk mematahkan sinar lebih kuat kedalam mata. Koreksi hipermetropia adalah diberikan koreksi lensa positif maksimal yang memberikan tajam penglihatan normal, baik berupa kacamata atau lensa kontak. Operasi laser dapat dilakukan untuk memperbaiki daya pandang dengan merubah bentuk kornea mata. Apabila Anda tidak mau memakai kacamata maka pilihan operasi laser dapat dipertimbangkan. Konsultasikan hal tersebut dengan dokter spesialis mata Anda. Semoga membantu.

Terima Kasih

(Tim Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar