Sukses

Homosistein dan stroke

20 Oct 2014, 09:29 WIB
Wanita, 37 tahun.
bagaimana haemosistein bisa menjadi faktor resiko stroke( perempuan, 37 thn,155 cm,54 Kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu / Saudara yang terhormat,

Homosistein adalah asam amino yang mengandung belerang yang merupakan hasil antara pada metabolisme metionin. Studi epidemiologis menunjukkan bahwa homosistein merupakan faktor risiko untuk penyakit kardiovaskuler, stroke, pikun, dan cacat tabung otak (neural tube defects). Homosistein merupakan asam amino aktif yang dapat meracuni sel endotelial (sel terluar dari pembuluh darah), sehingga menyebabkan terjadinya inflamasi (peradangan). Peradangan pada pembuluh darah ini merupakan salah satu faktor yang berkaitan dengan penyebab sumbatan pada pembuluh darah. Apabila sumbatan terjadi pada pada pembuluh darah otak dapat mengakibatkan kematian pada sel otak sehingga mengakibatkan terjadinya stroke iskemik.

Berdasarkan penelitian yang di terbitkan oleh Journal of the American Heart Association bulan Oktober 2004, peningkatan kadar homosistein di dalam darah berkaitan dengan 5 kali peningkatan risiko terjadinya stroke dan 3 kali peningkatan risiko terjadinya Alzheimer. Di dalam penelitian dikemukakan juga bahwa kadar homosistein meningkat pada pasien dengan stroke, alzheimer, dan dementia. Namun juga perlu diketahui bahwa belum ada bukti pasti bahwa homosistein dapat menyebabkan stroke atau dementia. Peningkatan kadar homosistein secara teori memang berkaitan dengan stroke atau dementia.

Penelitian lain dari British Regional Heart Study (Perry et al. Lancet, 1995, 346: 1395-1398) juga menyatakan bahwa dengan uji kohort yang mereka lakukan, peningkatan kadar homosistein berkaitan dengan peningkatan risiko stroke. Namun juga perlu diingat bahwa penyebab stroke adalah multifaktorial.

Terima kasih.

(Tim Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar