Sukses

Cairan gatal setelah mens

20 Oct 2014, 10:01 WIB
Wanita, 0 tahun.
Saya ingin bertanya mengapa setelah selesai menstruasi,selalu keluar cairan bening,gatal dan bau kurang sedap.Saya belum memeriksakan diri ke dokter tetapi saya mencoba memakai sabun sirih untuk membersihkan vagina.Apa penyebab munculnya cairan tersebut dan bagaimana mengobati dan mencegah nya? (Wanita, 31 thn , 155 cm, 41 kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu / Saudari yang Terhormat,

Semua cairan yang keluar dari kemaluan/organ reproduksi wanita, selain darah, biasa disebut sebagai keputihan. Keadaan ini dapat bersifat fisiologis atau patologis. Keputihan yang fisiologis dapat timbul saat terjadi perubahan siklus hormonal, seperti sebelum pubertas, stress psikologis, kehamilan, saat menggunakan kontrasepsi hormonal, saat menopause, sebelum dan setelah datang bulan - seperti yang Anda alami. Umumnya keputihan pada keadaan ini tidak berwarna, tidak berbau, dan tidak terasa gatal.

Pada kasus Anda, keluarnya cairan dari kemaluan baru timbul setelah menstruasi. Hal ini dapat dipengaruhi oleh faktor fisiologis, yaitu hormonal. Yang kemudian menjadi perhatian adalah cairan tersebut terasa gatal dan berbau kurang sedap, maka sangat mungkin keputihan yang timbul merupakan keadaan patologis akibat infeksi jamur/bakteri/parasit.

Pencegahan
Kebiasaan tertentu juga mempengaruhi timbulnya keluhan keputihan ini, seperti memakai celana dalam yang terlalu ketat, lembab dengan bahan yang tidak menyerap keringat; menggunakan dudukan toilet bersama yang tidak bersih; dsb. Kebiasaan sering mencuci kemaluan dengan sabun antiseptik - termasuk sabun sirih - tidak disarankan untuk digunakan secara rutin saat tidak disertai keluhan, karena juga akan mematikan kuman baik yang melawan kuman-kuman jahat dalam organ kemaluan wanita, sehingga meningkatkan risiko infeksi dan pada akhirnya menyebabkan keputihan. Dengan memperhatikan hal-hal di atas diharapkan dapat mencegah timbulnya keputihan yang patologis akibat infeksi.

Pengobatan
Keputihan yang disebabkan oleh infeksi memerlukan pengobatan dengan antijamur/antibiotik/antiparasit sesuai dengan kuman penyebabnya. Yang dapat Anda lakukan saat ini adalah mengunjungi dokter spesialis kebidanan dan kandungan atau dokter spesialis kulit dan kelamin untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Cairan keputihan Anda akan diambil untuk dilakukan pemeriksaan jamur/bakteri/parasit menggunakan mikroskop, baru kemudian dapat ditentukan pengobatan yang sesuai. Semoga dapat membantu.

Terima Kasih

(Tim Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar