Sukses

Herpes simplek

20 Oct 2014, 09:28 WIB
Wanita, 0 tahun.
Apakah penyakit herpes simplek bisa mematikan ? dan bagaimana penangan yang paling tepat... Mekanisme penularannya apa saja ? Vesikel terlihat sangat banyak di sekitar perut.. pola penyebaran melingkari pinggul.. (Jenis Kelamin : perempuan, Umur : 55 Tahun, Tinggi Badan : 163 cm, Berat Badan : 75 kg)
Klikdokter

Dijawab Oleh:

Klikdokter

Ibu / Saudari yang Terhormat,

Virus herpes memiliki masa inkubasi 3-5 hari, setelah itu pada daerah kemaluan akan timbul gerombolan vesikel, di atas kulit kemerahan dan dirasakan nyeri, bila pecah meninggalkan bekas. Sering disertai pembesaran kelenjar yang nyeri. Penyakit sembuh dalam 2-3 minggu. Penyakit ini tidak mengancam nyawa pada orang dewasa namun sering kumat, timbul pada tempat yang sama dan biasanya lebih ringan dari gejala infeksi pertama. Penularannya hampir selalu terjadi melalui hubungan seksual.

Faktor yang mempengaruhi kekambuhan biasanya adalah kelelahan fisik dan stress mental, atau infeksi sistemik lainnya. Hubungan seksual berganti-ganti pasangan meningkatkan kemungkinan terkena. Wanita hamil yang menderita herpes dapat menginfeksi bayinya. Bayi yang lahir dengan herpes dapat meninggal atau mengalami gangguan pada otak, kulit atau mata. Bila pada kehamilan timbul herpes genital, hal ini perlu mendapat perhatian serius karena virus dapat melalui plasenta sampai ke sirkulasi fetal serta dapat menimbulkan kerusakan atau kematian pada janin.

Terapinya secara umum adalah menjaga kebersihan daerah kemaluan dan menghindari trauma atau faktor pencetus. Belum ada pengobatan yang memuaskan untuk penyakit ini.  Obat anti virus biasanya efektif dalam mengurangi frekuensi dan durasi (lamanya) timbul gejala karena infeksi HSV-2.

Kalau vesikelnya hanya berada lokal di satu tempat dan bukan di alat kelamin mungkin yang Anda maksud adalah Herpes Zoster. Perawatannya dengan mengoleskan gentian violet pada luka dan diberikan antivirus seperti valasiklovir atau famsiklovir serta obat pereda nyeri.

Terima Kasih

(Tim Redaksi Klikdokter)

    0 Komentar

    Belum ada komentar