Sukses

Christian Sugiono adalah seorang aktor asal Indonesia, yang merupakan suami dari aktris Titi Kamal

Christian Sugiono atau lebih akrab disapa Tian adalah seorang aktor asal Indonesia. Pria kelahiran 25 Februari 1981 juga menjabat sebagai Chief Executive Officer untuk salah satu media online Indonesia.

Karier Christian Sugiono di dunia hiburan pertama kali terjadi pada tahun 2005 setelah ia membintangi film yang berjudul Catatan Akhir Sekolah dan juga beradu peran dengan Ringgo Agus Rahman, Dennis Adhiswara di film Jomblo yang rilis pada tahun yang sama. Setahun setelahnya ia mendapatkan nominasi Aktor Terpuji pada Festival Film Bandung sebagai ganjaran atas akting cemerlangnya di film Dunia Mereka tahun 2006.

Selain di dunia hiburan, Tian juga memiliki animo besar terhadap perkembangan dunia dan internet. Hal inilah yang menjadi dasar ia membuat MBDC Media dan menjadi Duta Pengetahuan pada tahun 2009 oleh Departemen Komunikasi dan Informatika dan juga Duta untuk Microsoft 7.

Pada tahun 2009 Tian menikah dengan aktris Titi Kamal dan sudah dikaruniai satu orang anak yang bernama Arjuna Zayan Sugiono.

Aplikasi Kencan Online yang Sukses

Salah satu bisnis yang digarap aktor Christian Sugiono adalah bisnis yang bergerak di bidang digital. Bisnis yang mengarahkan pada menjodohkan pria dengan wanita yang ia rintis nyatanya mampu menjodohkan lebih dari 100 pasangan yang kini telah menjadi suami istri.

Bisnis yang bergerak di bidang dating online ini mampu mengundang banyak pengguna di dunia maya. Menurut suami aktris Titi Kamal ini, bisnis yang ia geluti bertujuan
memudahkan pria atau wanita yang single bisa menemukan jodohnya.

Menjauhkan Anak dari Dunia Digital

Christian Sugiono memang kepikiran membuat konten khusus anak di Youtube. Tapi dia dan sang istri Titi Kamal tidak mau anaknya, Juna yang tampil di konten video tersebut.

Sudah lebih dari lima tahun Christian Sugiono mendirikan portal berisi konten-konten kreatif yang selalu diunggah ke Youtube.

Dari situ Tian menyadari bahwa konten untuk anak masih sedikit sekali, nyaris tidak ada. Oleh karena itu dia berpendapat bahwa konten anak sangat perlu untuk diadakan.